Awas! Jangan Remehkan 5 Gejala Sakit Maag Ini, Akibatnya Bisa Fatal

Sakit maag adalah sakit yang dirasakan pada lambung karena adanya peradangan pada dinding (mukosa) lambung. Dalam bahasa medis, sakit maag sering disebut sebagai gastritis atau penyakit tukak lambung. Sakit maag cukup mengganggu bagi sebagian besar orang. Gejala yang ditimbulkan pun bervariasi mulai dari mual hingga rasa nyeri pada perut yang tak tertahankan.

Penyebab maag

Penyebab utama sakit maag yang paling sering muncul adalah kenaikan asam lambung dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengiritasi dinding lambung dan menimbulkan peradangan. Kenaikan asam lambung ini dapat disebabkan oleh zat-zat yang terkandung dalam makanan dan juga dapat dipicu oleh stress. Berikut faktor-faktor penyebab yang dapat menimbulkan sakit maag:

1. Makanan yang menstimulasi peningkatan asam lambung

Makanan pedas dan asam dapat menstimulasi meningkatnya asam lambung. Peningkatan asam lambung tanpa disertai dengan asupan makanan yang cukup dan tepat dapat membuat asam lambung mengerosi mukosa lambung dan menyebabkan peradangan lambung.

2. Maag karena obat

penyebab maag
Gambar dari www.dailymotion.com

Obat-obatan penghilang rasa nyeri seperti aspirin, ibuprofen, dan naproksen biasanya menimbulkan sakit maag karena dapat mengikis mukosa lambung. Obat-obat tersebut menurunkan kadar prostaglandin yang bertanggung jawab untuk mempertahankan dan melindungi mukosa lambung dari erosi akibat asam lambung. Hal ini akan mengakibatkan lambung mudah teriritasi dan mengalami peradangan.

3. Infeksi bakteri

Infeksi bakteri yang paling sering menyebabkan sakit maag akut atau gastritis akut adalah infeksi bakteri Helicobacter pylori. Penularan bakteri ini dapat terjadi melalui makanan yang tidak bersih yang dikonsumsi atau dari air minum yang tidak bersih. Infeksi bakteri H.pylori dapat menimbulkan maag akut dan dapat terus berlanjut menjadi maag kronis bila tidak segera ditangani.

Bakteri ini memiliki kemampuan untuk bertahan lama di dalam lambung dengan mekanisme perlindungannya mempertahankan diri dari asam lambung. Kaki-kaki dari bakteri H.pylori akan melekat kuat di dinding lambung ,mengeluarkan racun, dan menimbulkan reaksi peradangan yang merusak dinding lambung.

4. Infeksi virus

penyebab maag
Gambar dari www.all-blog.ir

Infeksi virus yang paling sering menimbulkan sakit maag adalah infeksi Cytomegalovirus (CMV). Virus ini sangat mudah masuk dan menyerang lambung terutama pada orang-orang dengan sistem imun yang lemah seperti pada penderita kanker, HIV, atau setelah melakukan operasi transplantasi organ.

5. Infeksi parasit/cacing

Infeksi cacing golongan nematoda dapat merusak mukosa lambung. Infeksi ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang mentah misal pada masakan sushi atau ikan mentah yang sering dihidangkan di restoran Jepang. Infeksi cacing ini dapat menimbulkan gejala nyeri perut yang sangat hebat dengan menimbulkan pembengkakan, erosi, dan ulkus/luka pada lambung.

6. Stress akut

Kondisi stress yang sangat berat atau sering dikatakan banyak pikiran oleh orang awam dapat menyebabkan sakit maag. Saat stress, stimulasi saraf vagus dapat merangsang peningkatan asam lambung. Jika dibiarkan berlarut produksi asam lambung akan terus meningkat dan melukai mukosa lambung.

Gejala maag

Gejala maag yang timbul dapat bervariasi antar setiap orang. Gejala-gejala maag yang dapat muncul, yaitu:

1. Nyeri ulu hati

Nyeri pada bagian ulu hati adalah gejala yang paling sering dirasakan oleh sebagian besar penderita sakit maag. Nyeri ini bersifat tajam, menusuk, dan terus ada/konsisten. Nyeri ini kadang dapat semakin parah ketika anda makan, karena lambung sudah terlanjur terluka dan makanan hanya akan menstimulasi peningkatan asam lambung yang semakin membuat nyeri.

Dokter biasaya akan menekan ulu hati anda untuk memastikan apakah anda benar menderita sakit maag atau peningkatan asam lambung biasa.

2. Mual hingga muntah

 

mual dan muntah
Gambar dari www.shutterstock.com

Rasa mual dan bahkan muntah yang sering dirasakan diakibatkan oleh kenaikan asam lambung yang juga meningkatkan refleks muntah seseorang. Gejala ini akan terus dirasakan selama kadar asam lambung masih tinggi.

3. Nyeri menyebar ke seluruh lapang perut

Sebagian penderita penyakit maag merasakan nyeri tidak hanya di ulu hati, tetapi juga di seluruh lapang perut. Hal ini dikarenakan peradangan yang telah meluas pada dinding lambung dan bagian perut yang terasa nyeri dipersarafi oleh saraf yang sama dengan lambung, sehingga rasa nyeri terasa menjalar juga di bagian perut yang lain.

4. Nafsu makan menurun

gejala maag
Gambar dari saludaio.com

Sakit maag dapat menurunkan nafsu makan seseorang karena rasa mual yang dialami ketika asam lambung meningkat. Selain itu, tak jarang nyeri pada sakit maag bertambah intensitasnya ketika penderita sakit maag mulai mengisi lambungnya dengan makanan. Hal ini membuat penderita sakit maag enggan untuk makan karena rasa nyeri yang mereka rasakan.

5. Rasa terbakar pada dada

Sakit maag juga dapat menimbulkan sensasi rasa terbakar di perut bagian atas hingga ke dada pada sebagian kecil orang. Hal ini dikarenakan lambung berada tepat di bawah rongga dada. Asam lambung yang terlalu tinggi pada penderita penyakit maag akan menimbulkan rasa panas hingga terbakar pada perut bagian atas dan juga dada.

Cara mencegah maag

Sekali anda terkena sakit maag, kemungkinan untuk terserang lagi sangat besar. Oleh karena itu, anda perlu melakukan upaya-upaya pencegahan sakit maag yang meliputi:

1. Membatasi makan makanan yang terlalu pedas dan asam

cara mencegah maag
Gambar dari tvklan.al

Membatasi makan pedas dan asam dapat meredam peningkatan asam lambung yang berlebihan. Hal ini dapat mencegah asam lambung merusak lapisan dinding lambung dan tukak lambung.

2. Makan lebih sering dalam porsi kecil

Orang yang memiliki kecenderungan sakit maag dianjurkan untuk makan sedikit-sedikit dalam porsi kecil tetapi dalam frekuensi yang cukup sering yaitu 2-3 jam sekali. Hal ini bertujuan agar asam lambung yang dikeluarkan tidak langsung dalam jumlah yang besar. Anda dapat makan roti atau snack di sela-sela jam makan pagi dan jam makan siang anda, begitu juga di sela-sela antara makan siang dengan makan malam.

Tidak dianjurkan untuk makan dalam porsi besar untuk sekali makan karena hal tersebut dapat menyebabkan asam lambung juga diproduksi dalam jumah besar sehingga dapat mengiritasi lambung.

3. Menjaga kebersihan makanan

mencuci tangan
Gambar dari cdc.gov

Selalu mencuci tangan sebelum makan dan memastikan kebersihan makanan dapat mengurangi risiko terkena penyakit maag akibat infeksi bakteri. Pastikan juga bahwa makanan yang anda santap dalam kondisi matang.

4. Menjaga kesehatan psikis

Kesehatan psikis atau pikiran dan perasaan juga sangat penting untuk dijaga. Hal ini perlu diperhatikan agar kondisi stress yang buruk tidak memicu kenaikan asam lambung.

5. Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami satu atau lebih gejala sakit maag untuk penanganan lebih lanjut yang tepat

Penyebab sakit maag harus diketahui secara pasti agar penanganan sakit maag dapat dilakukan dengan tepat. Dokter mungkin menyarankan anda untuk melakukan endokospi agar dapat mengetahui kondisi dinding lambung anda. Endoskopi adalah pemeriksaan lambung dengan cara memasukkan alat dengan kamera kecil ke dalam lambung melalui mulut.

Anda dapat melihat langsung kondisi di dalam lambung anda melalui layar monitor yang tersambung. Hal ini sekaligus dilakukan untuk mengambil spesimen lambung anda untuk diperiksa apakah ada infeksi yang menyertai sakit maag yang anda rasakan.

Semoga dengan pembahasan penyakit maag diatas, anda lebih memperhatikan lagi pola makan anda dan jauhi apa saja yang dapat memicu penyakit ini.

loading...

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*