loading...

Susu kedelai merupakan susu yang berbahan dasar dari kedelai putih. Susu ini diperoleh dari sari kedelai yang telah diproses sebelumnya sehingga menjadi susu kedelai yang layak minum.

Kandungan gizi pada susu kedelai tidak kalah dengan kandungan gizi pada susu sapi. Susu sapi rendah lemak dan susu kedelai mengandung sejumlah gizi yang sama. Dalam satu cup susu, masing-masing susu tersebut mampu menyediakan 8 gram protein, juga sejumlah kalsium, fosfor, vitamin A, vitamin D, dan vitamin B-12.

Meskipun kalori yang dimiliki susu kedelai tidak sebanyak kalori dari susu sapi, susu kedelai diperkaya dengan kandungan asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung.
Berikut ini adalah 10 manfaat susu kedelai yang harus Anda ketahui.

1. Meningkatkan kekuatan pembuluh darah dan menjaga kestabilan tekanan darah

manfaat susu kedelai bagi kesehatan
Gambar via Everyday Health

Dilansir melalui Health Fitness Revolution, susu kedelai diketahui mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6 yang berhubungan dengan pembentukan fito-antioksidan kuat. Komponen ini akan membantu melindungi pembuluh darah Anda luka dan pendarahan.

Komponen ini juga akan mengikat lapisan pembuluh darah dan mencegah lapisan sel tersebut dari serangan radikal bebas dan juga dari tumpukan kolesterol. Pengikatan lapisan sel ini juga akan meningkatkan kestabilan aliran darah dan fleksibilitas pembuluh darah Anda, sehingga dapat menjaga tekanan darah Anda tetap stabil dan normal.

2. Membantu menurunkan berat badan

Salah satu manfaat susu kedelai adalah dapat menurunkan berat badan. Susu kedelai diketahui memiliki kandungan protein yang tinggi, serta diperkaya dengan asam lemak dan berbagai macam vitamin dan mineral. Mengonsumsi susu kedelai secara teratur dapat meningkatkan keseimbangan gizi pada tubuh Anda tanpa perlu mengonsumsi lemak jenuh dan juga kolesterol yang biasanya terkandung dalam produk susu lain, misalnya susu sapi.

Tidak seperti lemak dari susu lainnya yang tinggi akan lemak jenuh, lemak pada susu kedelai baik untuk kesehatan Anda. Lemak pada susu kedelai akan membantu mencegah penumpukan lemak dan kolesterol pada pembuluh darah.

Selain itu, susu kedelai juga memiliki kandungan fat-burning vitamins, yaitu riboflavin dan vitamin B12. Kedua jenis vitamin ini membantu pembentukan energi dan dibutuhkan untuk metabolisme asam lemak pada tubuh. Tingginya kandungan serat pada susu kedelai juga akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

3. Mencegah kanker prostat dan kanker payudara

Manfaat susu kedelai
Gambar via Women’s Health

Penelitian mengungkapkan bahwa pria yang mengonsumsi susu lebih banyak, cenderung memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker prostat ketimbang pria yang tidak mengonsumsi makanan tinggi kalsium.

Akan tetapi, menurut American Institute for Cancer Research, susu kedelai merupakan minuman yang baik untuk penderita kanker. Hal ini dikarenakan kedelai mengandung senyawa anti-kanker seperti genistein dan juga saponin yang membantu melawan kanker, serta asam fenolat yang membantu mencegah penyebaran sel kanker. Selain susu kedelai, produk berbahan dasar kedelain seperti tahu, tempe, miso, dan edamame pun dinilai mampu mencegah kanker.

4. Mencegah sindrom postmenopause

Khasiat susu kedelai yang lain adalah mencegah sindrom postmenopause. Selama masa menopause, produksi hormone estrogen pada tubuh wanita mengalami penurunan. Penurunan hormone estrogen secara tiba-tiba ini akan menyebabkan beberapa masalah kesehatan selama masa postmenopause (setelah menopause).

Setelah masa menopause, wanita akan memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung, diabetes dan obesitas. Selain itu, wanita juga akan cenderung mengalami depresi, ketidakstabilan mood, insomnia, dan juga gangguan psikologi lainnya.

Fitoestrogen yang terdapat dalam kedelai mampu menggantikan kekurangan estrogen. Konsumsi kedelai secara teratur akan mencegah dan meredakan sindrom yang muncul setelah menopause tersebut.

5. Mencegah osteoporosis

Mencegah osteoporosis
Gambar via EUFIC

Berdasarkan jurnal studi yang di-post oleh The National Library of Medicine (NLM), diperoleh bahwa susu kedelai memberi keuntungan dalam mencegah pengeroposan tulang yang diakibatkan kurangnya hormon pada ovarium. Kedelai diketahui mengandung kalsium yang tinggi. Selain itu, kedelai juga mengandung magnesium dan boron, yang baik untuk menjaga kesehatan tulang.

Isoflavon yang terdapat pada kedelai mampu mencegah kerusakan pada tulang. Salah satu jenis isoflavon yang terdapat pada kedelai adalah daidzein, yang komponennya serupa dengan obat ipriflavone, yaitu obat yang digunakan secara meluas di Eropa dan Asia untuk mengobati penderita osteoporosis.

6. Baik bagi penderita diabetes dan gangguan ginjal

Diet merupakan salah satu cara untuk mengontrol kesehatan pada penderita diabetes dan gangguan ginjal. Dalam sebuah penelitian, diperoleh hasil bahwa makanan dan minuman berbahan dasar kedelai mampu memberikan berbagai keuntungan kesehatan bagi penderita diabetes.

Penderita diabetes memiliki risiko tinggi terkena penyakit jantung koroner akibat tingginya kadar gula darah dan juga rendahnya kadar kolesterol baik. Protein pada kedelai mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dan juga kadar gula darah, kemudian meningkatkan kadar kolesterol baik.

Pasien diabetes pada umumnya juga menderita albuminuria. Hal ini terjadi ketika tubuh melepaskan protein yang disebut albumin melebihi batas normal melalui urin. Berdasarkan studi pada Journal of Nutrition, protein pada kedelai selain mampu meningkatkan kadar kolesterol baik, juga dapat menurunkan kadar albumin pada urin.

Paket Lengkap Pemutih Kulit Fair N Pink Original

7. Menjaga kesehatan jantung

khasiat susu kedelai
Gambar via Pritikin Longevity Center

Kedelai merupakan makanan yang direkomendasikan ke semua golongan karena kandungan gizinya yang tinggi. Kandungan lemak jenuh yang rendah dan juga bebas dari kolesterol, menjadikan kedelai makanan yang baik untuk menjaga kesehatan jantung.

Berdasarkan FDA Approved Health Claims, mengonsumsi 25 gram protein kedelai per hari secara teratur dapat menurunkan risiko seseorang tersebut terserang penyakit jantung.

8. Melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV

Selain baik untuk kesehatan organ dalam tubuh Anda, susu kedelai juga baik untuk melindungi kulit Anda dari kerusakan akibat sinar UV.

Pengaplikasian krim atau moisturizers dengan komposisi ekstrak kedelai mampu menekan risiko terbentuknya kanker pada kulit Anda, yang disebabkan oleh radiasi sinar UV. Selain itu, ekstrak kedelai juga mampu menyembuhkan peradangan dan menghentikan kerusakan pada kulit Anda akibat sinar UV.

9. Mencegah penuaan dini

Mencegah penuaan dini
Gambar via MitoQ

Susu kedelai dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan kadar kolagen. Setelah seorang wanita mengalami menopause, kolagen yang diproduksi pada epidermis akan mengalami penurunan. Kolagen adalah komponen yang bertanggungjawab dalam kekenyalan kulit dan juga menjaga elastisitas kulit.

Isoflavon pada kedelai merupakan anti-aging agent yang berperan dalam menangkal radikal bebas dan juga membantu mencegah penuaan dini. Selain itu, tingginya kandungan air pada kedelai akan membuat kulit kita senantiasa lembab dan tidak kering.

10. Mencegah terbentuknya jerawat

Manfaat susu kedelai yang lain adalah untuk mencegah terbentuknya jerawat. Beberapa penelitian membuktikan bahwa terdapat hubungan antara susu dan juga pembentukan jerawat. Mengonsumsi produk susu secara berlebih mampu menstimulasi jerawat dan memperburuk kondisi kulit.

Mengonsumsi susu kedelai sebagai pengganti susu sapi dinilai mampu mencegah terbentuknya jerawat. Meskipun begitu, bagi sebagian orang, mengonsumsi susu kedelai dapat memperparah kondisi jerawat karena mereka alergi terhadap bahan makanan yang satu ini.

Susu Kedelai vs Susu Sapi

susu kedelai vs susu sapi
Gambar via Soya Life

Susu sapi dan susu kedelai masing-masing memiliki nutrisi yang tidak dapat digantikan oleh satu sama lain. Meskipun begitu, tubuh beberapa orang terkadang mengalami intoleransi terhadap susu sapi dan juga susu kedelai tidak direkomendasikan dikonsumsi orang yang alergi terhadap kedelai.

Apabila dibandingkan dari segi nutrisinya, susu kedelai dan susu sapi memiliki kandungan nutrisi yang tidak jauh berbeda. Masing-masing mengandung 8 gram protein dalam 1 cup susu, yang diperkaya dengan kalsium, fosfor, vitamin A, vitamin D, dan vitamin B12. Susu sapi juga mengandung lemak jenuh dan kolesterol, sementara susu kedelai tidak. Akan tetapi, susu kedelai mengandung asam lemak yang baik untuk kesehatan jantung, yaitu asam lemak omega-3.

Kandungan kalori pada susu sapi lebih tinggi daripada susu kedelai. Dalam satu cup susu sapi, memberikan hingga 100 kalori. Sementara dalam takaran yang sama, susu kedelai menyediakan sebesar 80 kalori.

Berdasarkan Journal of The American College of Nutrition, diperoleh bahwa susu kedelai lebih baik ketimbang susu sapi dalam hal menjaga kesehatan jantung. Susu kedelai membantu menurunkan kandungan kolesterol jahat pada tubuh yang dapat menyebabkan serangan jantung.

Sementara itu, studi lain membuktikan bahwa susu sapi dan susu kedelai sama-sama baik dikonsumsi oleh orang yang ingin meningkatkan massa otot. Meskipun begitu, whey protein pada susu sapi dinilai lebih efektif daripada protein kedelai dalam meningkatkan massa otot.

Dampak Negatif Konsumsi Susu Kedelai

1. Kandungan fitoestrogen yang tinggi

Kandungan fitoestrogen yang tinggi sebelumnya dinilai dapat mencegah sindrom postmenopause. Akan tetapi, konsumsi susu kedelai secara berlebih akan membuat kandungan estrogen pada tubuh semakin meningkat. Dalam sebuah studi ditemukan bahwa kandungan fitoestrogen pada kedelai dapat menyebabkan kanker payudara.

2. Kandungan asam fitat yang tinggi

Kedelai mengandung komponen asam fitat yang tinggi. Komponen ini adalah komponen yang mampu menurunkan penyerapan mineral seperti kalsium, magnesium dan zinc.

Selain itu, asam fitat juga menghalangi aktivitas enzim yang kita butuhkan untuk mencerna makanan, misalnya enzim pepsin yang berfungsi untuk memecah protein dalam lambung, enzim amilase yang digunakan untuk memecah pati menjadi gula, dan tripsin yang berfungsi mencerna protein dalam usus kecil.

3. Berbagai produk yang beredar mengandung bahan tambahan lain

Sebagian besar produk susu kedelai yang beredar di masyarakat pasti menambahkan bahan tambahan pangan ke dalam produk mereka, misalnya saja pengawet, pewarna, dan perisa.

Produk susu kedelai yang beredar di pasaran umumnya memiliki ekstrak kedelai yang cukup rendah, yaitu hanya sekitar 5 hingga 10 persen. Sementara itu, sisanya merupakan campuran yang terdiri dari air, gula, garam, karaginan, perisa alami, kalsium karbonat, dan beberapa mineral serta vitamin sintetis yang lain.

Mengonsumsi produk susu kedelai dengan kandungan seperti disebut sebelumnya justru akan membahayakan kesehatan tubuh Anda. Bagi penderita diabetes, tingginya kandungan gula pada produk akan menyebabkan kadar gula darah semakin tinggi. Selain itu, adanya kandungan mineral dan vitamin sintetis hanya akan berefek sedikit pada tubuh Anda karena mineral dan vitamin sintetis sama sekali tidak memiliki manfaat bagi tubuh, tetapi malah membahayakan (studi oleh Mercola).

Apabila Anda tidak bisa atau tidak diperbolehkan mengonsumsi susu sapi, maka susu kedelai bisa menjadi alternatif bagi Anda. Namun, ada baiknya Anda membuat susu kedelai sendiri sehingga Anda bisa mengontrol bahan tambahan yang masuk dan diperlukan bagi tubuh Anda.

loading...