Cerita Baim Paula, Rumahnya Ditungguin Dan Dibuntuti Orang

Berbuat baik kepada orang lain memang wajib dilakukan. Namun sayangnya saat ini tindakan tersebut bisa saja disalah artikan oleh orang lain. Seperti yang terjadi pada pasangan artis dan Youtuber Baim Paula. Keduanya memang kerap membuat konten yang membantu orang lain di channel Youtube mereka. Dibalik cerita-cerita haru yang kerap terjadi di video-videonya, ternyata juga menyimpan cerita miris yang dialami.

Karena terkenal akan konten memberikan bantuan itu, rumah Baim Paula kerap didatangi orang-orang yang mau meminta bantuan. Mereka datang dengan bermacam latar belakang, dan tindakan yang kadang di luar nalar. Pernah ada sekelompok orang yang rela menunggui rumah mereka dari pagi. Saat dihampiri, mereka langsung meminta uang kepada Baim dan Paula. Bahkan karena tidak diberi, ada yang lantas berpura-pura pingsan.

Awalnya Baim Paula tidak mau ambil pusing dengan kelakuan orang-orang yang meminta-minta tersebut. Namun makin lama, apa yang dilakukan kadang keluar batas. Pernah Baim dan Paula sampai dibuntuti saat mereka beraktivitas di luar rumah oleh orang-orang tersebut. Mereka mengeluh seakan-akan sedang diteror.

Pengakuan mereka ini mereka sampaikan saat menjadi bintang tamu dalam vlog Daniel Mananta di Youtube. 

Baim sendiri sudah berulang kali dalam tayangan videonya menegaskan, bahwa dirinya tidak akan pernah mau membantu orang yang datang ke rumahnya. Sementara Paula juga menjadi sangat terganggu. Dia meminta alamat dan nomor plat mobil miliknya harus selalu disensor, saat masuk dalam video yang diunggah di channel Youtube atau lainnya.

Kini Paula menjadi begitu ketat saat proses editing video yang akan diunggah ke Youtube. Bahkan Paula juga sering memarahi Baim dan timnya, jika ada kelalaian nomor plat, alamat rumah atau data pribadi lain yang terekspos dan lolos penyensoran. Masalah data pribadi, bagi Paula menjadi sangat penting, terlebih malah dijadikan cara bagi orang-orang yang mau minta bantuan untuk menemukan rumah mereka. 

Baim sebenarnya juga merasa kasihan dengan orang-orang yang kerap mendatangi rumah mereka. Namun jika hal ini dibiasakan, justru akan mendidik mereka bermental pengemis. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini