Ambulans Dihalangi Mobil, Anak Kecil Di Dalamnya Meninggal

Ambulans Dihalangi Mobil
Ambulans Dihalangi Mobil

Sebuah kisah miris akibat keangkuhan orang tidak bertanggung jawab kembali terjadi. Sebuah ambulans yang mengangkut pasien kritis, jalannya dihalangi oleh seorang pengendara mobil. Entah apa alasannya, namun tindakan tersebut membuat pasien yang ada di dalam ambulans akhirnya tidak tertolong. 

Peristiwa itu disaksikan oleh seseorang bernama Fauzi yang kemudian mengunggahnya ke akun Facebooknya. Diketahui mobil yang menghalangi itu merupakan mobil merk Kijang berwarna biru dengan nomor plat Z 1404 CT.

“Teruntuk mobil Kijang warna biru plat no Z 1404 CT yang tadi menghalangi jalan ambulans malah ngajak balap ambulans PKM Leles,” ungkap Fauzi yang saat itu menjadi relawan pembuka jalan mobil ambulans tersebut. 

Pada waktu itu, Fauzi sedang dalam perjalanan pulang dari Kota Bandung menuju Garut dengan menaiki sepeda motornya. Kemudian dia mengetahui sebuah mobil ambulans yang melaju, mencoba menembus padatnya arus lalu lintas. Dia pun lantas mencoba memberikan bantuan dengan melakukan pengawalan dan membantu membuka jalan.

Di saat kendaraan lain mau minggir untuk memberikan jalan, namun ada sebuah mobil Kijang yang nampak tidak mau menepi. Meski Fauzi sudah meminta untuk minggir, namun mobil itu bersikukuh tidak mau menepi. 

Mobil Kijang berwarna biru itu terus berusaha menutupi laju kendaraan ambulans sejak dari Leles sampai dengan wilayah Tarogong. Sehingga ambulans tidak bisa sampai di rumah sakit tepat waktu. Padahal sebenarnya hanya butuh beberapa detik saja untuk mobil itu menepi guna memberikan jalan bagi ambulans.

Akhirnya ambulans baru bisa mendahului setelah beberapa kilometer terhalang mobil Kijang itu, tepatnya di kawasan Tarogong. Setelah tersalip, mobil Kijang itu lantas mengekor di belakang mobil ambulans, hingga akhirnya terpisah di bundaran Alun-Alun Tarogong. 

Lebih lanjut, Fauzi menjelaskan bahwa di dalam mobil ambulans itu adalah seorang anak yang mengalami pecah pembuluh darah. Dia diharuskan mendapatkan tindakan gawat darurat kode merah. 

Begitu sampai di rumah sakit, Fauzi langsung melihat pasien yang ada di dalam ambulans, dan saat itu mengetahui dia masih hidup. Anak tersebut akhirnya meninggal tak berapa lama setelah ditangani petugas medis.

Di tempat terpisah, pengemudi ambulans yang diketahui bernama Damis, memberikan penjelasan mengenai peristiwa ambulans dihalangi mobil tersebut. Dirinya membenarkan jika ada mobil Kijang yang mengahalangi jalannya. 

Damis mengatakan jika pasien yang dia bawa pada waktu itu adalah seorang anak kecil yang mengalami pendarahan di bagian kepala. Anak kecil itu sebelumnya terjatuh dan kemudian koma tidak sadarkan diri. Oleh karena itu dia langsung dirujuk dari Puskesmas Leles ke RSUD Garut. Namun nyawanya tidak terselamatkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here