10 Cara Mencegah Kanker Payudara yang Wajib Diketahui Para Wanita

cara mencegah kanker payudara

Kanker payudara masih menjadi hal yang sangat mengerikan dan menakutkan bagi semua wanita. Dalam satu hari terdapat kematian yang diakibatkan oleh kanker payudara. Di Indonesia sendiri kanker payudara masih menjadi penyakit pembunuh wanita nomor satu dengan frekuensi sebesar 18,6%. Menurut badan Registrasi kanker dan yayasan kanker Indonesia bahwa angka kejadian kanker payudara di Indonesia yaitu 12/10.000 wanita.

Wanita yang mengalami kanker payudara lebih banyak ditemukan pada stadium lanjut. Kebanyakan dari wanita akan melakukan pencegahan setelah melihat atau menyaksikan sendiri kerabat penderita kanker payudara.

Dikarenakan pentingnya untuk mencegah kanker payudara maka tidak harus menunggu melihat kenyataan tetapi bila dapat dicegah sedini mungkin mengapa tidak. Oleh karena itu artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai cara mencegah kanker payudara.

Cara Mencegah Kanker Payudara

Meskipun belum ada fakta atau bukti ilmiah yang pasti tentang cara mencegah kanker payudara, beberapa tindakan preventif berikut ini bisa dilakukan untuk mengendalikan faktor resiko penyebab kanker payudara :

1. Jauhi rokok

Salah satu pencegahan pertama yang harus di lakukan oleh seorang wanita untuk mencegah kanker payudara yaitu menjauhi rokok baik mengkonsumsi rokok ataupun menghirup asapnya. Rokok mengandung banyak partikel kimia yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan sel.

Tidak hanya menghindari kegiatan merokok, menjauhi asap rokok adalah salah satu cara untuk mengurangi resiko kanker payudara. Nikotin yang terkandung didalam rokok menyebabkan selaput lendir mudah untuk bereaksi. Namun saat ini belum diketahui seberapa banyak kadar nikotin yang dapat menjadi penyebab kanker payudara.

Seseorang yang merokok atau hidup di lingkungan yang penuh asap rokok memiliki risiko yang lebih tinggi terjangkit kanker payudara dibandingkan mereka yang tidak merokok dan menjauhi asap rokok.

2. Konsumsi serat

Konsumsi serat
Image: Better Health Channel

Menurut riset kesehatan dasar Indonesia (Riskesdas) menyatakan bahwa prevalensi masyarakat Indonesia yang tidak mengkonsumsi sayur dan buah yaitu sebesar 93,6% yang artinya hanya sebagian kecil masyarakat Indonesia yang mengkonsumsi sayur dan buah sehingga hal inilah yang menyebabkan tingginya angka kejadian kanker payudara.

Banyak mengkonsumsi serat yang berasal dari sayur dan buah sangat bermanfaat untuk tubuh. Serat dan antioksidan yang terkandung dalam buah dan sayur dapat menangkal pengaruh radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh.

Sebuah penelitian yang dilakukan di asia timur dan asia tenggara mengemukakan bahwa mengkonsumsi buah dan sayur dapat mengurangi risiko kanker payudara. Kandungan yang terdapat didalam buah dapat melindungi perkembangan kanker termasuk kanker payudara.

3. Menjaga berat badan

Semua orang tentu saja mengingankan berat badan yang ideal untuk tetap menjaga bentuk badan terutama untuk kalangan wanita. Namun, menjaga berat badan bukan hanya tentang penampilan sematan tetapi juga untuk menunjang kesehatan.

Salah satu kunci menjaga kesehatan adalah memiliki berat badan yang ideal. Wanita yang memiliki berat badan yang berlebih cenderung beresiko lebih tinggi mengidap kanker payudara dibandingkan wanita yang memiliki berat badan ideal.

Berat badan dan indeks massa tubuh yang berlebih tidak hanya memicu resiko kanker tetapi penyakit degeneratif lainnya seperti diabetes, stroke dan penyakit jantung. Untuk menjaga berat badan sebaiknya rutin melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga selama 30 menit setiap harinya.

4. Hindari konsumsi alkohol

alkohol
Image: EmpowHER

Alkohol tidak hanya dapat mengakibatkan kanker payudara namun juga dapat mengakibatkan beberapa penyakit lainnya. Mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan kadar hormon yang berakibat pada kanker payudara. Oleh karena itu sebisa mungkin hindari konsumsi alkohol, terutama jika anda terbiasa meminumnya.

Jika anda tidak dapat menghentikan kebiasan minum secara total, lakukan perlahan-lahan dengan mengurangi takaran alkohol setiap harinya. Sehingga nantinya anda hanya akan mengkonsumsi alkohol tidak sesering biasanya namun hanya sesekali saja.

5. Olahraga teratur

Olahraga teratur dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjadikan tubuh anda lebih sehat sehingga tidak mudah terserang penyakit. Olahraga juga dapat membakar sel lemak sehingga mengurangi kadar estrogen yang dihasilkan dalam tubuh.

Olahraga yang teratur tidak hanya terhindar dari kanker payudara saja namun juga terhindar dari beberapa penyakit mematikan lainnya. Selain itu, dengan berolahraga maka otot akan berfungsi dan tidak mengalami kekakuan.

Sebaiknya melakukan olahraga 30 menit dalam sehari baik itu ringan maupun sedang. Bagi pekerja kantoran yang dimana bekerja di ruangan sebaiknya melakukan peregangan selama 2 jam sekali.

6. Konsumsi vitamin

cara mencegah kanker payudara
Image: Harvard University

Vitamin juga berperan penting dalam meningkatkan fungsi tubuh, menjaga kekebalan dan membantu proses pemulihan. Konsumsi vitamin C dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk menangkal radikal bebas dan mengurangi efek kerusakan yang ditimbulkannya.

Selain vitamin C, anda juga dapat mengkonsumsi vitamin D dimana vitamin D berfungsi untuk memperlambat perkembangan dan pertumbuan jaringan kanker didalam tubuh.

Vitamin D tidak hanya berfungsi untuk memperlambat jaringan kanker saja namun juga berfungsi untuk memperkuat daya tahan tubuh. Sumber vitamin C dan vitamin D bisa anda dapatkan di buah-buahan, sayur-sayuran ataupun suplemen.

7. Pemeriksan payudara sendiri (SADARI)

Untuk mengetahui adanya perubahan fisik terutama pada payudara sebaiknya lakukan pemeriksaan pada tubuh dengan menggunakan tangan anda sendiri.

Pemeriksaan ini efektif untuk mengetahui gejala awal kanker payudara, sehingga jika ditemukan sesuatu yang tidak semestinya anda bisa langsung melakukan pemeriksaan medis dan mendapat penanganan yang lebih cepat. Adapun langkah-langkah untuk melakukan SADARI menurut Kemenkes tahun 2009 yaitu:

  • Angkat tangan didepan cermin lalu periksa apakah ada kemerahan atau bengkak pada payudara
  • Letakkan tangan dipinggang lalu periksa keadaan payudara seperti pada langkah sebelumnya
  • Tekan payudara dari atas kebawah dan rasakan apakah ada benjolan
  • Tekan payudara secara melingkar dan rasakan apakah ada benjolan
  • Tekan payudara kearah puting dan lihatlah apakah ada cairan yang keluar
  • Langkah terakhir yaitu berbaringlah dan tekan kembali payudara secara melingkar
  • Lakukan langkah diatas pada kedua payudara

8. Lakukan tes pencegahan

cara pencegahan kanker payudara
Image: VivaBem

Jika pemeriksaan payudara sendiri dirasa belum cukup, anda bisa berkujung di fasilitas kesehatan setempat untuk mendapatkan tes mammogram yang hasilnya lebih akurat. Interpretasi dari tes mamografi dapat dilihat dalam bentuk gambar.

Tes mamografi sebaiknya dilakukan pada hari 7 hingga hari ke-10 setelah menstruasi pertama. Mengapa demikian? Karena untuk menghindari rasa tidak nyaman dan untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Namun, biasanya seorang wanita akan melakukan tes tersebut apabila merasakan ada yang aneh pada payudaranya sehingga hal inilah yang menyebabkan kebanyakan kanker payudara terdeteksi ketika telah memasuki stadium lanjut.

9. Menyusui bayi secara teratur

Salah satu cara mencegah kanker payudara yaitu menyusui bayi secara teratur. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa wanita yang sedang menyusui memiliki risiko rendah terkena kanker payudara.

Manfaat dari ibu yang menyusui ASI tidak hanya untuk bayinya saja namun juga bermanfaat bagi sang ibu. Hal ini terkait dengan aktivitas menyusui bayi menggunakan ASI dapat mencegah kanker payudara.

Selain itu, efek perlindungan menyusui terhadap pencegahan kanker serviks dapat terlihat tergantung dari lamanya seorang ibu menysui bayinya. ibu yang menyusui lebih dari 6 bulan atau bahkan sampai 2 tahun akan lebih lama terlindungi dari risiko kanker payudara. Faktanya dengan menyusui maka akan menurunkan risiko kanker payudara sebesar 4,3%.

10. Membatasi terapi hormon

terapi hormon
Image: Live Healthy SC

Sebelum melakukan terapi hormon sebaiknya terlebih dahulu anda melakukan konsultasi ke dokter. Terapi hormon biasanya menggunakan hormon ekstrogen dan hormon progesteron yang dapat berlangsung cukup lama yaitu sekitar 10 tahunan. Sehingga terapi hormon dapat mengakibatkan terjadinya kanker payudara. Dan apabila berhenti melakukan terapi hormon maka dalam kurun waktu 5 tahun akan mengakibatkan kembalinya hormon yang mengakibatkan kanker payudara.

Menurut World Health Organization (WHO) bahwa dari 1000 wanita yang melakukan terapi hormon terdapat 19 wanita yang terkena kanker payudara dibandingkan wanita yang tidak melakukan terapi hormone. Oleh sebab itu, perlunya pengetahuan lebih mengenai terapi hormone sehingga kedepannya tidak mengakibatkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Penutup

Seperti yang telah dibahas bahwa kanker payudara masih menjadi penyakit kanker nomor 1 yang sangat mematikan oleh sebab itu marilah kita lakukan pencegahan sedini mungkin agar terhindar dari berbagai faktor risiko yang mengakibatkan kanker payudara.

Dari pembahasan diatas diharapkan anda mampu untuk mencegah kanker payudara sejak dini dan mengurangi angka kesakitan bahkan angka kematian yang diakibatkan oleh kanker payudara. Apabila anda bisa mencegahnya kenapa tidak anda lakukan?

loading...