Mencari pekerjaan merupakan hal yang paling penting dan paling utama yang harus dilakukan para sarjana yang baru saja mendapatkan gelar mereka. Persaingan yang ketat menjadikan para sarjana ini harus selalu cepat tanggap terhadap berita-berita lowongan pekerjaan yang tersebar dimana-mana.

Namun, bukan hanya kemampuan cepat tanggap saja yang diperlukan untuk melamar pekerjaan. Ada berbagai faktor lain yang juga menunjang peluang para sarjana muda ini untuk mendapatkan pekerjaan yang mereka lamar, salah satunya adalah kemampuan menulis surat lamaran pekerjaan.

Menulis surat lamaran pekerjaan memang terkesan simple dan sepele, namun bagaimanapun juga, surat lamaran yang buruk akan meninggalkan kesan yang buruk pula pada diri Anda. Sehingga Anda perlu tahu kiat–kiat menulis surat lamaran pekerjaan yang baik.

Sebelum kita melihat bagaimana sih contoh lamaran kerja yang baik dan benar, terlebih dahulu lakukan tips berikut ini ketika menulis surat lamaran kerja.

1. Gunakan bahasa yang baik dan benar

Sudah menjadi suatu keharusan bagi Anda untuk menggunakan bahasa yang baik dan benar selama menulis surat lamaran pekerjaan. Gunakan bahasa yang formal, namun tidak terkesan kaku.

Pun jangan sekali-kali Anda mencoba untuk menulis surat lamaran pekerjaan Anda dengan bahasa gaul dan kekinian, karena sudah pasti lamaran Anda akan diabaikan begitu saja bahkan sebelum pihak perusahaan membaca prestasi dan kemampuan Anda melalui berkas-berkas yang Anda lampirkan.

2. Berikan isi yang singkat dan padat

Bagi sebagian orang, menulis surat lamaran yang semakin panjang akan dinilai semakin berbobot dan menambah nilai plus di mata perusahaan. Sayangnya, anggapan ini tidak sepenuhnya benar.

Menulis surat lamaran pekerjaan yang baik adalah dengan menggunakan susunan kalimat yang singkat dan padat. Hal ini dikarenakan HRD menerima banyak tumpukan surat lamaran pekerjaan yang bukan hanya dari Anda, sehingga untuk menghemat waktu mereka, ada baiknya Anda membuat surat lamaran Anda sesingkat mungkin namun isinya dapat menjelaskan seberapa besar kemampuan Anda dan seberapa besar Anda memenuhi kriteria pekerjaan yang Anda lamar.

Dengan menulis surat lamaran yang singkat dan padat, HRD akan dengan mudah memahami kemampuan berkomunikasi Anda dan potensi pada diri Anda.

3. Tulislah secara manual

Teknologi semakin maju, Anda pun dapat dengan mudah membuat surat lamaran pekerjaan Anda dengan menggunakan Microsoft Word atau software pengolah kata yang lain. Dengan menggunakan software ini, surat lamaran pekerjaan Anda akan selesai dengan lebih cepat dan tentu saja tulisannya lebih rapi.

Meskipun begitu, beberapa perusahaan umumnya lebih menyukai surat lamaran pekerjaan yang ditulis secara manual. Biasanya orang yang bertugas untuk membaca surat lamaran pekerjaan Anda memiliki ilmu dasar psikologi, yang dengan melihat tulisan tangan Anda, mereka dapat menentukan sifat pada diri Anda. Itulah kenapa biasanya pelamar yang surat lamaran pekerjaannya ditulis secara manual akan lebih diperhitungkan.

Walaupun begitu, tidak semua pelamar yang menulis manual surat lamaran pekerjaan mereka akan langsung diterima. Sebelum menulis surat lamaran ini, ada baiknya Anda berlatih untuk menulis serapi dan seindah mungkin. Dengan menulis rapi dan indah, Anda akan memudahkan HRD untuk membaca surat Anda dan juga Anda akan dinilai sebagai orang yang rapi dan teliti.

4. Gunakan kalimat yang sopan

Selain menggunakan kalimat yang singkat dan padat, Anda pun harus menggunakan kalimat yang sopan selama menulis surat lamaran pekerjaan. Jangan memasukkan kalimat yang terkesan berlebihan dan memaksa agar perusahaan tersebut menerima Anda.

Gunakanlah kalimat yang baku dan sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan. Jangan berbelit-belit dan jangan menggunakan bahasa tingkat tinggi, seperti penggunaan diksi-diksi sastra. Ingat! Anda harus menyesuaikan surat lamaran pekerjaan Anda dengan bidang pekerjaan yang Anda lamar.

5. Melengkapi berkas yang diminta perusahaan

Surat lamaran pekerjaan ibarat penentu dari berhasil atau tidaknya Anda dalam proses seleksi awal saat mencari pekerjaan. Di dalam surat lamaran ini pun Anda akan menuliskan berkas-berkas apa saja yang telah Anda lampirkan.

Berkas-berkas ini tentu saja harus lengkap dan sesuai dengan permintaan perusahaan. Jangan sampai Anda melewatkan satu berkas pun, karena dengan begitu kemungkinan Anda untuk diterima di perusahaan yang Anda lamar tersebut bisa mencapai nyaris nol persen.

6. Lampirkan sertifikat atau piagam prestasi

contoh surat lamaran kerja
Contoh sertifikat via anitanet.staff.ipb.ac.id

Selain melengkapi berkas-berkas yang perusahaan minta, ada baiknya Anda pun menyisipkan sertifikat atau piagam prestasi yang Anda miliki. Hal ini akan menjadi nilai tambah untuk Anda, sehingga kemungkinan Anda diterima menjadi lebih besar.

Meskipun begitu, Anda tidak boleh sembarang memasukkan sertifikat atau piagam prestasi. Pilihlah sertifikat atau piagam prestasi yang kemungkinan sesuai dengan bidang pekerjaan yang Anda lamar. Jangan melampirkan sertifikat atau piagam prestasi yang tidak berhubungan dengan bidang pekerjaan yang Anda lamar, karena hal itu tidak akan memberi nilai tambah apapun untuk Anda.

7. Baca kembali surat lamaran Anda untuk menghindari typo

Jika Anda telah menyelesaikan surat lamaran Anda, bacalah berkali-kali surat tersebut dan pastikan tidak ada kesalahan penulisan atau typo. Kesalahan penulisan mungkin terlihat sepele, namun bisa memberi pengaruh yang begitu besar bagi penilaian diri Anda. Anda mungkin saja dianggap tidak professional dan orang yang suka terburu-buru, atau mungkin dianggap memiliki sifat-sifat buruk lain yang dapat menurunkan nilai Anda.

Itulah tadi beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat Anda menulis surat lamaran pekerjaan. Beberapa hal diatas memang kelihatan sepele, meskipun begitu, sudah seharusnya Anda mencoba untuk mempraktekkan hal-hal diatas.

Contoh Surat Lamaran Kerja

Untuk referensi seperti apa surat lamaran kerja yang baik dan benar, anda bisa menggunakan contoh surat lamaran kerja dibawah ini :

                                                Bayat, 03 Oktober 2013

Perihal  : Permohonan Kerja                     Yth. Bapak/ Ibu Manager Personalia
Lampiran : 8 Lembar                             PT. Meiji Indonesia 
                                                Di Tempat

Yang bertanda tangan dibawah ini, saya :
Nama                  : Nur Ludfia
Tempat, tanggal lahir : Klaten, 03 September 1994
Umur                  : 20 tahun
Agama                 : Islam
Pendidikan            : SMKN 1 Klaten, jurusan Teknik Komputer dan Jaringan
Alamat                : Dukuh Kupangan No.39, RT 002/ RW 001, Kelurahan Paseban
                        Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten
Nomor telepon         : 085607238923

   Bersama ini saya mengajukan surat permohonan, untuk ikut serta menyumbangkan
tenaga dan pikiran di perusahaan yang Bapak/ Ibu pimpin, sesuai dengan kemampuan
saya.
   Dan sebagai bahan pertimbangan, saya melampirkan :
   1. Daftar Riwayat Hidup
   2. Fotocopy Ijazah
   3. Fotocopy Sertifikat
   4. Fotocopy Surat Keterangan Kerja
   5. Fotocopy Surat Keterangan Catatan Kepolisian
   6. Fotocopy Surat Keterangan Sehat
   7. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk
   8. Pas foto 4x6 (2 lembar)

   Demikian permohonan saya, saya berharap untuk bisa bekerja di perusahaan yang
Bapak/ Ibu pimpin. Atas waktu Bapak/ Ibu luangkan, saya mengucapkan terima kasih.

                                                       Hormat Saya
        
                                                      ( Nur Ludfia )

Beberapa kesalahan ketika menulis surat lamaran kerja

Jika hal-hal diatas berhubungan dengan penulisan surat lamaran kerja, maka berikut akan disampaikan beberapa kesalahan yang dilakukan oleh beberapa pelamar saat melamar kerja.

Sebagai seorang pelamar, sudah barang tentu sebisa mungkin Anda harus berusaha untuk memberikan first impression yang baik untuk perusahaan tempat Anda melamar. Kesalahan sekecil apapun sudah sepatutnya dihindari demi memberikan kesan professional, sehingga dengan begitu perusahaan bisa melirik Anda dan memberikan kesempatan pada Anda untuk melakukan interview.

Kesalahan-kesalahan berikut merupakan kesalahan yang sering dilakukan oleh para pelamar pekerjaan. Simak hal-hal berikut agar kesalahan ini tidak terjadi pada Anda.

1. Salah menulis nama perusahaan

Kesalahan penulisan mungkin masih dapat dimaklumi jika Anda melewatkan satu atau dua huruf. Namun apabila sampai salah menuliskannya, misalnya dari perusahaan A menjadi perusahaan B, maka sudah tentu Anda akan dicap sebagai orang yang sembrono dan tidak professional. Dan sudah barang tentu, panggilan interview yang Anda tunggu-tunggu tersebut tidak akan pernah datang.

2. Salah ketik

Teknologi memang sangat membantu dan memberikan kemudahan bagi orang-orang yang berniat melamar pekerjaan. Beberapa aplikasi, contoh surat lamaran kerja dan bahkan template CV dapat diunduh dengan mudahnya dari internet.

Meskipun begitu, terkadang beberapa pelamar tidak melakukan pemeriksaan kembali ketika mereka telah menyelesaikan surat lamaran yang mereka buat. Alhasil, mereka tidak tahu kalau lamaran yang mereka buat penuh dengan kesalahan pengetikan.

Kesalahan pengetikan memang bukan yang bisa kita anggap fatal, namun apabila Anda melakukan kesalahan ini berulang kali, maka HRD sudah tentu akan mencap Anda sebagai orang yang tidak teliti.

3. Tidak melampirkan nomor telepon

Nomor telepon merupakan hal penting yang harus Anda cantumkan. Kebanyakan perusahaan akan menghubungi pelamar yang diterima melalui telepon. Selain itu, cantumkan nomor telepon yang benar dan aktif agar perusahaan dapat dengan mudah menghubungi Anda.

4. Salah menulis referensi

Biasanya pada paragraf pertama di surat lamaran kerja, pelamar akan menyebutkan darimana ia mengetahui informasi lowongan pekerjaan tersebut. Beberapa pelamar melakukan kesalahan dengan menyebutkan berbagai referensi seperti misalnya dari web karir.com atau jobsdb, padahal perusahaan tersebut sama sekali tidak meletakkan lowongan pekerjaan disana.

Kalau sudah begitu, sudah tentu pelamar tersebut akan dicap melakukan copy-paste pada surat lamarannya dan dianggap tidak profesional.

Inilah mengapa diperlukan pengecekan kembali pada surat lamaran kerja yang telah Anda buat. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa tulisan yang Anda buat telah sesuai dengan kondisi aslinya dan tidak terdapat kesalahan eja atau bahasa.

Periksalah beberapa kali surat lamaran kerja Anda sampai Anda yakin sepenuhnya bahwa surat lamaran kerja Anda sudah layak kirim.

5. Alamat email yang digunakan

Beberapa orang membuat email dengan nama yang berlebihan untuk akun media sosial mereka. Sayangnya, beberapa dari mereka pun membawa kebiasaan ini saat melamar pekerjaan.

Ada beberapa pelamar yang memberikan alamat email yang alay di CV mereka. Misalnya seperti budiccaem_0323 atau budi_17man.

Memberikan alamat email alay seperti ini hanya akan memberikan bukti kepada perusahaan bahwa Anda tidak professional. Sebaiknya, buatlah email baru dengan nama Anda agar lebih mudah diingat dan memudahkan perusahaan untuk menghubungi Anda. Nama email yang singkat dan mudah diingat akan memberikan kesan bahwa Anda cukup professional dan bisa diajak bekerjasama.

6. Format attachment

contoh surat lamaran kerja

Beberapa perusahaan mungkin menginginkan Anda untuk mengemail kepada mereka berkas-berkas yang mereka perlukan. Sayangnya, beberapa pelamar yang melamar dengan cara seperti ini melupakan nama attachment yang informatif.

Sebagian pelamar menggunakan nama attachment yang sama dan begitu umum, misalnya “CV”, “Lamaran Pekerjaan”, dan lain-lain. Padahal, setelah file di download oleh HRD, file dengan nama yang sama akan menjadi bertumpuk-tumpuk dan mengharuskan HRD untuk membuka file tersebut satu-satu untuk mengetahui identitas si pemilik berkas. Jika sudah begitu, biasanya file Anda tidak akan diperiksa dan dibiarkan begitu saja.

Untuk menyiasatinya, ada baiknya Anda memberikan nama attachment yang informatif. Seperti misalnya “Nama Panjang Budi_CV_Teknisi”, sehingga akan memudahkan pendataan oleh bagian HRD. Yang pasti, selalu sertakan nama Anda disetiap file attachment untuk memudahkan pencarian HRD pada database mereka nantinya.

Itulah beberapa kesalahan dalam melamar yang harus Anda hindari. Sekalipun terlihat sebagai kesalahan kecil, hal itu bisa jadi akan sangat mempengaruhi penilaian HRD terhadap surat lamaran Anda.

Melamar pekerjaan memang bukanlah hal yang mudah, tapi jika Anda tahu bagaimana mensiasatinya, melamar pekerjaan bisa menjadi hal yang menyenangkan dari perjalanan awal karir Anda.

Jika Anda tidak berhasil pada lamaran pertama, jangan menyerah. Anda masih bisa mencoba melamar ke perusahaan lain yang siap menerima kemampuan Anda.

Tetap semangat dan salam sukses!

loading...