Pengakuan Relawan Usai Disuntik Vaksin Covid : “Ngantuk Berat”

Vaksin Covid 19
Vaksin Covid 19

Pemerintah mulai melaksanakan uji coba tes vaksin Covid, dan hal ini disambut antusiasme sejumlah relawan. Uji coba penyuntikkan vaksin Covid itu dilakukan di RS Pendidikan Universitas Padjajaran pada hari Selasa (11/08) kemarin. Pihak medis mengatakan para relawan akan dipantau kondisinya hingga 24 jam ke depan, untuk mengetahui reaksi yang ditimbulkan.

Setelah 24 jam berlalu, para relawan melaporkan kondisi tubuh mereka usai disuntik vaksin Covid. Salah seorang relawan mengaku tidak ada perubahan yang begitu berarti pada kondisi tubuhnya. Menurutnya hasil dari suntikan itu, seperti saat disuntik vaksin pada umumnya.

“Alhamdulillah, secara umum tidak ada perubahan kondisi kesehatan yang berarti,” ucap Fadly yang menjadi salah satu relawan.

Namun dirinya mengakui suntikan itu meninggalkan bekas di kulit. Kalaupun mengalami demam, hanya terjadi sedikit peningkatan suhu tubuh dalam skala ringan. 

Fadly Barjadi Relawan Vaksin Covid
Fadly Barjadi Relawan Vaksin Covid

Relawan bernama Fadly yang sehari-hari berprofesi sebagai ojek online itu menambahkan, dirinya mengalami rasa ngantuk yang sangat berat usai disuntik. Dia tidak mengetahui, rasa ngantuk luar biasa itu akibat dari suntikan vaksin Covid atau bukan.

“Sore kemarin, lima jam habis penyuntikkan saya merasa mengantuk sekali, enggak biasa. Terus saya buat tidur, pulas banget sampai saya akhirnya dibangunin istri pagi harinya. Tidak  tahu apakah itu efek samping atau bukan,” ungkap Fadly.

Setelah terbangun dari tidurnya itu, Fadly justru merasakan kondisi tubuh yang jauh lebih segar dan bugar daripada sebelumnya. Dan dia pun sudah kembali bekerja menjadi ojol seperti biasa.

Fadly mengatakan mendaftar sebagai relawan tes vaksin Covid sudah diketahui dan meminta izin pada sang istri. Bahkan sang istri juga turut mendaftar, namun masih belum dipanggil untuk dilakukan penyuntikkan. 

Adapun alasan utama Fadly akhirnya berangkat menjadi relawan untuk disuntik vaksin itu, karena sudah menjadi panggilan hati. Semuanya demi kebaikan istri dan anaknya. Apalagi profesinya sebagai driver ojol, mengharuskan dia bertemu dengan banyak penumpang yang harus dia antar. 

Sehingga menurutnya penyuntikkan vaksin Covid itu dia jadikan tameng agar bisa bekerja dengan lancar setiap harinya. Fadly juga berharap agar masyarakat nantinya juga peduli dengan kesehatan diri dan orang-orang disekitarnya dengan mengikuti pemberian vaksin.

Leave a Reply