Pengertian Akuntansi beserta Sejarah dan Tujuan Akuntansi yang Perlu Anda Ketahui

pengertian akuntansi

Dikutip melalui situs www.unpad.ac.id, pengertian akuntansi adalah proses mencatat, mengklasifikasi dan merangkum informasi finansial yang berkaitan dengan semua transaksi dan kejadian di perusahaan serta menyajikannya untuk dapat dipahami oleh penggunanya, baik pihak internal (manajer) maupun eksternal perusahaan (pemegang saham, calon investor, dll).

Akuntansi juga dapat berarti pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. Praktisi akuntansi dikenal sebagai akuntan, dan akuntan bersertifikat resmi memeiliki gelar tertentu di tiap-tiap negara.

Dikutip dari buku “Akuntansi Dasar 1”, dijelaskan bahwa akuntansi memiliki pengertian sebagai suatu sistem informasi, yang artinya sistem yang biasanya dipakai untuk menyediakan informasi keuangan yang diinginkan. Informasi dapat dibagi atas informasi yang kuantitatif dan kualitatif.

Seorang akuntan pada umumnya mengumpulkan informasi kuantitatif yang kegiatannya terdiri dari pengumpulan dan pengelolaan data keuangan suatu unit organisasi dan mengomunikasikan hasil olahannya kepada pihak yang berkepentingan dalam mengambil keputusan yang ekonomik. Sedangkan informasi kualitatif dalam akuntansi biasanya berupa catatan atas laporan keuangan.

Definisi Akuntansi Menurut Suwardjono

Oleh Suwardjono (2005), akuntansi didefinisikan sebagai seperangkat pengetahuan yang mempelajari perekayasaan penyediaan jasa berupa informasi keuangan kuantitatif unit-unit organisasi dalam suatu lingkungan negara tertentu dan cara penyampaian (pelaporan) informasi tersebut kepada pihak yang berkepentingan untuk dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan ekonomik.

Jasa yang dimaksudkan diatas dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasi, pengesahan, pengukuran, pengakuan, pengklasifikasian, penggabungan, peringkasan, dan penyajian data keuangan dasar (bahan oleh akuntansi) yang terjadi dari kejadian-kejadian, transaksi-transaksi, atau kegiatan operasi suatu unit organisasi dengan cara tertentu untuk menghasilkan informasi yang relevan bagi pihak yang berkepentingan.

Selain definisi tersebut, Suwardjono juga mendefinisikan akuntansi sebagai kegiatan penyediaan jasa yang diterapkan untuk merancang dan menyediakan jasa berupa informasi keuangan harus bermanfaat untuk kepentingan sosial dan ekonomi negara tempat akuntansi diterapkan.

Definisi Akuntansi Menurut Dr. M. Gade

Sebagai kesimpulan dari beberapa definisi akuntansi tersebut, Dr. M. Gade memberikan definisi sebagai berikut: Akuntansi adalah ilmu pengetahuan terapan dan seni pencatatan yang dilakukan secara terus menerus menurut sistem tertentu, mengolah dan menganalisis catatan tersebut sehingga dapat disusun suatu laporan keuangan sebagai pertanggung jawaban pimpinan perusahaan atau lembaga terhadap kinerjanya.

Akuntansi dalam masa sekarang diartikan sebagai “bahasa bisnis” atau tepatnya “bahasa pengambilan keputusan”. Akuntansi juga merupakan suatu sistem informasi yang kegiatannya terdiri dari pengumpulan dan pengolahan data keuangan suatu unit organisasi dari pengomunikasian hasilnya kepada berbagai pihak yang berkepentingan, untuk mengambil keputusan ekonomik. Definisi akuntansi ini lantas menyebabkan akuntansi dapat dibedakan menjadi pengumpulan data (collecting) atau identifikasi, pengolahan (processing) atau menghitung (measurement), pencatatan (recording), dan analisa (analysis).

pengertian akuntansi
Akuntansi juga dapat diartikan sebagai bahasa bisnis

Akuntansi disebut sebagai bahasa bisnis karena memang merupakan suatu alat untuk menyampaikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang memerlukannya. Untuk penyampaian informasi tersebut, maka digunakanlah laporan akuntansi atau yang dikenal sebagai laporan keuangan. Laporan keuangan suatu perusahaan biasanya terdiri atas 4 jenis laporan, yaitu neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas.

1. Neraca, merupakan suatu daftar sistematis yang memuat informasi mengenai aktiva, utang dan modal suatu perusahaan pada akhir periode tertentu. Pada neraca dapat dketahui jumlah kekayaan perusahaan, kemampuan perusahaan membayar kewajiban serta kemampuan perusahaan memperoleh tambahan pinjaman dari pihak luar. Selain itu juga informasi tentang jumlah utang perusahaan kepada kreditur dan jumlah investasi pemilik yang ada di dalam perusahaan tersebut.

2. Laporan laba rugi, merupakan ikhtisar mengenai pendapatan dan beban suatu perusahaan untuk periode tertentu, sehingga dapat diketahui laba yang diperoleh dan rugi yang dialami.

3. Laporan perubahan modal, adalah laporan yang menunjukkan modal untuk periode tertentu, mungkin satu bulan atau satu tahun. Melalui laporan perubahan modal dapat diketahui sebab-sebab perubahan modal selama periode tertentu.

4. Laporan arus kas, dengan adanya laporan ini maka pemakai laporan keuangan dapat mengevaluasi perubahan aktiva bersih perusahaan, struktur keuangan (termasuk likuiditas dan solvabilitas) dan kemampuan perusahaan di dalam menghasilkan kan di masa mendatang.

Sejarah Akuntansi

Sejarah perkembangan akuntansi di dunia dapat ditelusuri sampai sekitar 3000 tahun sebelum Masehi. Hal ini terbukti dari periode Mesir kuno sewaktu pembuatan pyramid dan sphinx sekitar 2650 tahun sebelum Masehi. Sejak 4000 tahun sebelum Masehi, di Babilonia telah terdapat catatan akuntansi di tembok-tembok yang ditemukan pada reruntuhan di zaman itu. Demikian pula pada zaman yunani dan Roma kuno.

Belakangan, setelah dilakukan berbagai penelitian sejarah dan arkeologi ternyata banyak data yang membuktikan bahwa jauh sebelum penulisan ini sudah dikenal akuntansi.

Akuntansi pada masa kelahiran feodalisme di Eropa mulai berkembang dan saling menopang dengan perkembangan ekonomi kapitalis. Akuntansi melakukan kegiatan pencatatan dan pemberian informasi bagi investor atau capitalist dan kreditor sehingga ia dapat memilih alternatif yang paling menguntungkan baginya.

Pada revolusi industri abad ke-18, terdapat kebutuhan akan informasi tentang biaya produksi sehingga terciptalah akuntansi biaya di samping akuntansi keuangan berupa Daftar Neraca dan Laba/Rugi. Perkembangan akuntansi biaya terutama terdapat di ingris dengan diterbitkannya buku Robert Hamilton (1978) yang berjudul “Introduction to Merchandise”.

Pada abad ke-20, akuntansi lebih berkembang di Inggris dan Amerika Serikat serta akuntansi telah berkembang menjadi 2 cabang, yaitu: “Financial Accounting” dan “Cost Accounting”.

sejarah akuntansi
Buku “An Introduction to Corporate Accounting Standards”

Pada tahun 1940, buku Paton-Littleton: “An Introduction to Corporate Accounting Standards” dianggap sebagai usaha menyusun “teori akuntansi” secara serius. Pada 1986, Watts-Zimmerman menerbitkan buku yang berjudul “Positive Accounting Theory” yang bertujuan untuk menerangkan hubungan sebab akibat tentang gejala-gejala akuntansi.

Sampai saat ini, ilmu akuntansi masih terus berkembang dan didasari falsafah Thomas Kuhn, maka dikemudian hari akan muncul ilmu-ilmu akuntansi luar biasa yang memperkuat kedudukan ilmu akuntansi di samping ilmu-ilmu lain yang telah diterima umum.

Perkembangan prinsip akuntansi yang berlaku di Indonesia lebih banyak ditopang, jika tidak dikendalikan oleh kondisi politik pemerintah. Hal ini dapat dilihat dari penetapan Prinsip Akuntansi Indonesia, pada awal tahun 1970-an, kemudian juga perubahan dari PAI ke Standar Akuntansi Keuangan (SAK) tahun 1995 yang berisikan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) untuk hampir tiap bidang industri.

Dasar-dasar Akuntansi

Seseorang yang ingin mempelajari akuntansi sudah seharusnya mengetahui komponen yang ada pada laporan keuangan yang meliputi: 1) neraca (balance sheet); 2) laporan laba-rugi (income statement); 3) laporan perubahan ekuitas (statement of owner’s equality); 4) laporan arus kas (statement of cash flow); dan 5) catatan atas laporan keuangan (notes of financial statement).

Dasar-dasar Akuntansi
Investor merupakan salah satu sumber kekayaan sebuah perusahaan

Laporan keuangan sederhana dapat kita ambil dari perusahaan jasa karena pada perusahaan jasa, harta atau kekayaan yang dimiliki perusahaan berasal dari 2 sumber, yaitu pemilik atau investor yang menyetor modal, dan kreditur yang memberikan pinjaman.

Selain mengetahui sumber data, perlu juga mengetahui persamaan dasar akuntansi. Persamaan akuntansi merupakan hubungan antara harta atau kekayaan dengan sumber kekayaan tersebut. Hal ini dapat dirumuskan sebagai berikut:

  • Harta = Utang + Modal atau
  • Assets = Liabilities + Owner’s Equality atau
  • Aktiva = Pasiva atau
  • Assets = Equity

Transaksi-transaksi perusahaan jasa biasanya dapat dibagi atas: penerimaan kas (setoran dari pemilik); pengeluaran kas (pinjaman/utang) dari kreditur; perolehan dan pembelian berbagai macam harta berwujud (seperti: tanah, gedung, mesin, peralatan, bahan-bahan, barang dagangan, dsb); penggunaan berbagai peralatan dan bahan-bahan untuk menghasilkan barang jadi (dagangan atau jasa); penjualan barang dagangan atau jasa keperluan konsumen; pembayaran utang (pengambilan pinjaman kepada kreditur).

Sementara itu, rincian harta atau aktiva terbagi 2, yaitu harta lancar dan harta tetap. Harta lancar yaitu kas, piutang, perlengkapan, persediaan barang, perskot sewa (sewa dibayar dimuka), surat berharga, cadangan kas di muka. Harta tetap yaitu rumah, emas, tanah, gedung, kendaraan, peralatan.

Utang atau kewajiban atau liability terbagi 2, yaitu utang jangka panjang dan utang jangka pendek. Utang jangka panjang batas pelunasannya kurang dari satu tahun, seperti utang usaha dan utang bank. Sedangkan utang jangka panjang adalah utang yang batas pelunasannya lebih dari satu tahun, seperti utang hipotik dan utang obligasi.

Modal atau capital atau equitas adalah kekayaan pribadi yang dipakai dalam perusahaan. Akun yang terdapat di dalam modal adalah prive atau pengambilan pribadi oleh pemilik perusahaan. Komponen utama modal terdiri dari setoran modal, agio saham, dan saldo laba ditahan (nilai bersih dari transaksi: penjualan, beban, dan pembayaran deviden).

Pendapatan atau revenue adalah balas jasa dari apa yang kita kerjakan. Pendapatan terbagi 2, yaitu pendapatan usaha yang didapat dari balas jasa atas apa yang kita kerjakan, pendapatan di luar usaha seperti bunga bank, sewa, dan komisi.

Biaya atau cost adalah beban yang kita keluarkan dalam menjalankan usaha atau beban untuk mendukung usaha. Beban terbagi 2, yaitu beban usaha seperti beban operasional, beban gaji karyawan, beban iklan. Sedangkan beban diluar usaha seperti beban bunga dan beban pajak.

Tujuan Akuntansi

Tujuan AkuntansiEnsiklopedia Britannica tahun 1962 memberikan definisi mengenai akuntansi yang berarti istilah luas yang menunjukkan teori-teori tertentu, asumsi-asumsi mengenai cara bertindak (behavior), peraturan-peraturan cara mengukur dan prosedur untuk mengumpulkan dan melaporkan informasi yang berguna tentang kegiatan-kegiatan dan tujuan-tujuan suatu organisasi.

Tujuan yang dimaksud disini adalah memberikan informasi yang diperlukan untuk mengambil keputusan bagi manajemen, pemegang saham, pemerintah atau pihak-pihak lain yang berkepentingan sehingga keputusan-keputusan yang benar dapat diambil tentang apa yang sudah terjadi dalam organisasi atau apa yang harus diperbuat di kemudian hari.

Tujuan akhir dari pengertian akuntansi tersebut adalah bahwa tata buku merupakan salah satu alat untuk memberikan informasi, terutama mencatat fakta-fakta finansial dan informasi lain yang berhubungan di dalam buku harian dan buku besar yang digunakan untuk menyusun dan menyimpulkan data akuntansi dengan cara mudah.

Salah satu tujuan utama akuntansi adalah memberikan informasi yang diperlukan untuk laporan-laporan pembimbingan (stewardship) yang memerlukan dikemukakannya fakta-fakta yang menunjukkan bagaimana keadaan organisasi itu diwaktu lampau dan bagaimana kemungkinannya di kemudian hari.

loading...