Pengertian Kapitalisme Beserta Ciri-Ciri dan Contoh Negara Kapitalisme

Pengertian Kapitalisme

Pengertian Kapitalisme

Kapitalisme adalah salah satu sistem ekonomi yang dikendalikan oleh pemilik swasta meliputi perdagangan, industri, dan alat-alat produksi dengan tujuan untuk memperolah keuntungan dalam hal ekonomi pasar.

Dalam hal ini, pemilik modal berusaha meraih keuntungan sebesar-besarnya. Kapitalisme mulai berlaku di Eropa sekitar abad ke-16 sampai abad ke-19. Kapitalisme mulai dikenal pertama kali dengan ditemukannya sebuah sistem perniagaan yang dilakukan oleh pihak swasta.

Kapitalisme merupakan sistem perekonomian yang memberikan kebebasan secara pebuh terhadap setiap orang dalam melaksanakan kegiatan perekonomian (memproduksi barang, menjual barang, dan lain sebagainya).

Pengertian Kapitalisme Menurut Para Ahli

Pengertian Kapitalisme Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah pengertian kapitalisme menurut para ahli yang bisa diketahui, antara lain:

1. Adam Smith

Kapitalisme adalah sebuah sistem ekonomi yang memiliki ciri kepemilikan pribadi yang meliputi alat-alat produksi, distribusi, dan pemanfaatan untuk mendapatkan sebuah laba atau keuntungan dalam hal yang kompetitif.

2. Karl Marx

Kapitalisme adalah sebuah sistem sosio ekonomi yang dibangun untuk mencapai keuntungan melalui proses produksi dimana mengorganisir produk seminimal mungkin melalui mode of production (terdapat dua kelas, yaitu kaum kapitalis (borjuis) dan kaum buruh (proletariat)).

3. Max Weber

Kapitalisme adalah sebuah paham yang mengajarkan tentang ajakan untuk rajin bekerja, hidup disiplin, dan hidup hemat sebagai suatu bentuk ibadah kepada Tuhan.

4. J.M Romein

Kapitalisme adalah suatu sistem ekonomi yang memiliki tujuan untuk mengadakan kegiatan produksi dan dengan dasar untuk menghasilkan sebuah keuntungan atau laba.

5. Ebenstein William

Kapitalisme adalah suatu sistem sosial yang lebih dari sekedar tipe tertentuk dalam sistem ekonomi.

6. Ir. Soekarno

Kapitalisme adalah suatu sistem sosial masyarakat yang timbul dari cara produksi dimana memisahkan kaum buruh dari alat-alat produksi.

7. Tom G. Palmer

Kapitalisme adalah sebuah sistem hukum, sosial, ekonomi, dan budaya yang mendorong kesetaraan hak, meritokrasi, desentralisasi inovasi, dan pembelajaran melalui proses kesukarelaan dalam mekanisme pasar.

Ciri-ciri Kapitalisme

Pengertian Kapitalisme dan Ciri-Cirinya

Berikut ini adalah ciri-ciri dari kapitalisme, antara lain:

1. Adanya Usaha Bebas

Dengan adanya usaha bebas, maka negara-negara kapitalis mendorong perusahaan bebas, baik untuk usaha individu maupun bisnis swasta yang sistem ekonominya mendorong kemakmuran usaha tersebut.

Persaingan antar pengusaha tersebut bertujuan untuk mendapatkan laba dan sistem ini beroperasi berdasarkan prinsip bertahan hidup yang terkuat. Perusahaan-perusahaan juga menawarkan produk dan layanan terbaik untuk harga terendah dengan mempertahankan tingkat profit yang tinggi.

Tujuan dari pertahanan profit tersebut untuk memaksimalkan laba dengan minim dana atau biaya, mendorong persaingan yang kuat antar bisnis dalam memenuhi permintaan konsumen.

2. Adanya Hak Milik

Dengan adanya kepemilikan lahan dan properti merupakan dua hak individu utama yang memungkinkan perusahaan swasta untuk beroperasi tanpa menyewa tanah dari pemerintah. Pemerintah sendiri tidak mempunyai wewenang dalam menguasai ataupun mengelola operasi bisnis.

Kecuali dalam catatan perusahaan tersebut terlibat dalam aktivitas ilegal.

3. Keterlibatan Pemerintah secara Minimal

Dalam hal ini, pemerintah mempunyai keterlibatan secara minimal atau sedikit terhadap urusan bisnis swasta. Keterlibatan secara minimal tersebut bisa dilihat dalam hal perpajakan terbatas, hak pemilik bisnis dalam hal upah dan tenaga kerja.

4. Adanya Motif keuntungan

Motif utama dalam sistem ini adalah mencari keuntungan dimana bisnis swasta mengutamakan menghasilkan uang yang sebanyak-banyaknya.

5. Adanya Kemajuan Teknologi

Sistem kapitalis mendukung kemajuan dalam hal teknologi (karena meningkatkan produktivitas). Selain itu juga, terdapat biaya yang dikeluarkan dalam hal kemajuan bisnis, seperti biaya pelaksanaan awal, kurva belajar, peningkatan tuntutan pelatihan, dan kebutuhan akan pekerja yang lebih terampil dan terdidik.

6. Ekonomi Perusahaan Gratis (Bebas)

Dalam sistem kapitalisme, usaha individu maupun usaha swasta memiliki untuk menggunakan property (mendapatkan, menyimpan, dan membelanjakan pendapatan). Selain itu juga diizinkan untuk mendapatkan sumber daya, mengatur produksi, dan menjual produk dengan cara apapun versi mereka.

7. Adanya Kepemilikan Pribadi

Dalam sistem ekonomi ini faktor-faktor produksi (tenaga kerja, tanah, modal, dan organisasi) adalah milik pribadi. Semua properti dalam kepemilikan pribadi digunakan sesukanya seperti konsep ekonomi makro.

8. Kebebasan Memilih Pekerjaan

Dalam sistem kapitalis seseorang bebas memilih pekerjaan apapun sehingga seseorang tersebut bisa memasuki bidang kerja yang memiliki pengetahuan dan ingin membeli properti. Dari hal tersebut bisa menmbawa keuntungan maksimum.

Kebebasan tersebut juga memungkinkan pengusaha mendapatkan keuntungan dalam bisnis mereka yang mana sumber daya lebih banyak mengalir ke daerah-daerah yang hasilnya lebih banyak.

9. Adanya Mekanisme Pasar

Dalam kapitalisme mekanisme pasar menjadi fitur karakteristik ekonomi yang paling penting. Bisa dibilang sebagai mekanisme harga. Seluruh sistem ekonomi bergerak di dalam dan sekitar mekanisme pasar.

Mekanisme pasar juga menentukan tingkat konsumsi, produksi, dan distribusi.

10. Adanya Kedaulatan Konsumen

Dalam kapitalisme, konsumen memiliki kebebasan secara penuh dalam memilih apa yang harus dibeli. Konsumen adalah raja pasar dalam kapitalisme.

11. Kebebasan untuk Menyelamatkan dan Menghabiskan

Dalam kapitalisme, konsumen memiliki kebebasan dalam hal membuang pendapatan pribadinya dengan cara yang ia suka. Ia dapat membelanjakan lebih banyak dari apa yang ia hasilkan. Ia juga bisa menghemat penghasilannya sekaligus dapat memberikan pinjaman kepada siapa pun.

12. Persaingan antar Penjual

Dalam kapitalisme persaingan antar penjual adalah bagian dari sistem ini. Persaingan tersebut membuat para penjual memanfaatkan faktor produksi dan bisa menghasilkan barang dengan biaya minimum.

Kompetisi ekonomi pasar bebas dianggap sebagai fitur penting dalam melindungi konsumen dan mempertahankan sistem harga yang fleksibel.

13. Kebebasan Masuk dalam Kontrak

Dalam kapitalisme, orang bebas masuk ke dalam kontrak. Setiap orang bebas menjual barangnya dan memberikan pelayanan kepada siapapun yang ia suka.

14. Tidak Ada Rencana Sentral

Dalam kapitalisme, tidak ada rencana pusat yang membimbing dan mengendalikan kegiatan dari berbagai masalah bisnis. Hal tersebut adalah kekuatan pasar yang mempengaruhi alokasi sumber daya, investasi, dan lain-lain. Pemerintah juga tidak di bawah ekonomi kapitalis.

15. Adanya Motif laba

Dalam kapitalisme perusahaan ada untuk mendapatkan keuntungan dimana perusahaan membuat dan menjual barang serta jasa hanya untuk keuntungan. Kapitalisme bentuk yang paling murni adalah masyarakat yang mana pasar menetapkan harga untuk mendapatkan laba.

Contoh Negara Kapitalisme

Contoh Negara Kapitalisme

1. Amerika Serikat

Walaupun negara ini masuk ke dalam negara yang menganut kapitalisme, tetapi negara ini menganut kapitalisme campuran. Dengan menggunakan ideology ini, negara Amerika Serikat menjadi negara eksportir dan importir terbesar kedua di dunia.

2. Inggris

Inggris memiliki perekonomian terbesar di dunia dan sama dengan Amerika Serikat yang menganut ideologi kapitalisme campuran.

Kebanyakan yang menguasai sektor perekonomian adalah pihak swasta walaupun tetap pada pemberlakuan pajak. Sehingga tidak kaget jika hal tersebut meningkatkan kesejahteraan sosial bagi masyarakat di negara tersebut.

3. Jerman

Jerman mempunyai banyak industri yang sedang berkembang, salah satunya tentang industri otomotif. Negara ini juga menerapkan ideologi kapitalisme campuran. Dengan menggunakan ideologi ini, Jerman menerapkan tarif pajak secara kompetitif bagi setiap industrinya.

Dengan adanya tariff pajak tersebut terdapat pendidikan gratis sampai sarjana bagi siapapun yang ada di negara tersebut. Akan tetapi, tariff pajak yang tinggi juga tidak luput dikenakan bagi setiap warga disana. Jadi, salah satu kewajiban menjadi warga negara disana adalah dengan membayar pajak.

4. Belanda

Belanda menggunakan ideologi asli murni kapitalisme. Negara ini menjadi salah satu penghasil gas dan energy hijau terbesar di wilayah Eropa. Negara Belanda juga memiliki industry IT yang tinggi juga. Selain itu juga mempunyai sektor pertanian dimana semua sektor industri-industri tersebut ditaati oleh Belanda dalam asas-asas perjanjian internasional.

5. Perancis

Negara Perancis juga memiliki tarif pajak seperti negara-negara kapitalisme lainnya. Perancis terkenal dengan industri mobilnya. Perancis menganut ideology kapitalisme.

Nah, itulah penjelasan lengkap tentang pengertian kapitalisme. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan para pembacanya.

Leave a Reply