Catat! Inilah 10 Penyebab Sakit Kepala yang Seringkali Diabaikan Banyak Orang

Sakit kepala merupakan suatu keluhan yang sering dirasakan seseorang dan timbul dalam kehidupan sehari hari tanpa memperdulikan status maupun usia seseorang. Tidak hanya itu, sakit kepala juga menjadi masalah dalam menjalankan aktivitas terlebih pada aktivitas yang harus menggunakan akal dan pikiran yang berlebih. Biasanya banyak orang yang menyepelekan sakit kepala karena dianggap hanya sakit kepala biasa. Namun demikian, tidak semua sakit kepala hanya berasal dari satu sudut pandang saja. Sakit kepala juga dapat menjadi gejala timbulnya masalah penyakit yang lebih serius dari yang diperkirakan.

Sakit kepala adalah sakit atau nyeri yang memberikan sensasi ketidaknyamanan dibagian kepala. Menurut sebuah penelitian, bahwa sekitar 90% populasi didunia setidaknya mengalami 1 kali sakit kepala dalam setahun. Sakit kepala yang menyerang seseorang bukan tanpa sebab. Oleh karena itu, kenali jenis dan penyebab sakit kepala sehingga aktivitas sehari-hari anda dapat berjalan dengan nyaman tanpa hambatan.

[toc]

Jenis-jenis Sakit Kepala

jenis jenis sakit kepala

4 jenis sakit kepala yang paling umum 

1. Sakit Kepala Sebelah (Migrain)

Migrain atau yang biasa dikenal sebagai sakit kepala sebelah merupakan sakit kepala yang ditandai dengan separuh bagian kepala terasa sakit, berdenyut-denyut dan dapat berlangsung selama 4-72 jam. Seseorang yang menderita migrain juga dapat berpengaruh terhadap sistem pencernaannya dan dapat menimbulkan gejala muntah dan mual. Migrain diklasifikasikan menjadi 2 yaitu :

a. Migrain dengan aura

  1. Sekurang-kurangnya 2 kali serangan
  2. Serangan berlangsung kurang dari 60 menit
  3. Durasi serangan terbilang pendek
  4. Frekunesi terjadinya jarang

b. Migrain tanpa aura

  1. Sekurang-kurangnya 10 kali serangan
  2. Serangan berlangsung 4-72 jam
  3. Durasi serangan panjang
  4. Frekuensi terjadinya sering
  5. Selama serangan setidak-tidaknya terjadi muntah, mual atau fotobia atau fonofobia

Migrain dapat menyerang segala usia, namun biasanya sering menyerang seseorang yang menginjak usia 10-40 tahun dan kejadian migrain akan berkurang padaa usia 50 tahun. Salah satu faktor migrain yaitu genetik dimana sekitar 75%-80% pengidap migrain memiliki anggota keluarga dengan riwayat migrain.

Sakit kepala migrain dapat diatasi dengn terapi yang bertujuan untuk menghilangkan gejala atau nyeri pada saat serangan atau mencegah serangan. Adapun tujuan terapi yaitu mengurangi frekuensi dan keparahan serangan, memperbaiki kualitas hidup penderita, mencegah serangan berlanjut, memberikan pengetahuan kepada penderita untuk dapat mengatasi penyakitnya.

2. Sakit Kepala Cluster

penyebab sakit kepala

Sakit kepala jenis ini sangat mengerikan dan menyakitkan, walaupun demikian jarang terjadi serta tidak sampai merenggut nyawa seseorang. Sakit kepala cluster pada umumnya berlangsung singkat yaitu sekitar 15 hingga 180 menit dan sering terjadi pada laki-laki.

Karakteristik khusus sakit kepala cluster yaitu sakit kepala pada malam hari sekitar 1-2 jam setelah tidur atau menyerang beberapa kali pada malam hari. Selain itu, sakit kepala cluster juga ditandai dengan sakit kepala disertai keluar air mata dan hidung tersumbat. Sakit kepala cluster dibagi menjadi 2 yaitu :

a. Tipe Episodic

Penderita tipe ini mengalami sakit kepala yang berlangsung selama 7 hari atau bahkan 1 tahun. Periode bebas sakit kepala hingga satu bulan

b. Tipe Kronis

Penderita tipe ini mengalami sakit kepala yang berlangsung lebih dari 1 tahun dan periode bebas sakitnya kurang dari 1 bulan.

Sakit kepala cluster dapat digambarkan sebagai berikut:

  1. Sakit kepala terasa hebat dan sangat menyakitkan
  2. Rasa sakit tiba-tiba memuncak dalam waktu 5-10 menit
  3. Frekuensi serangannya 1-8 kali sehari
  4. Lokasi terjadinya di area periorbita, temporal dan pada umumnya tidak menjalar

Selama menderita sakit kepala cluster maka sebanyak 90% penderita akan merasa gelisah dan sulit untuk beristirahat sehingga memilih bergerak kesana kemari. Selain itu, pasien akan merasa putus asa dan menjerit kesakitan. Upaya bunuh diri sering kali menjadi pilihan para penderita sakit kepala cluster diakibatkan tidak kuat lagi menahan rasa sakit serta terganggu dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Hingga saat ini sakit kepala jenis cluster belum diketahui penyebabnya secra pasti. Terapi yang dapat dilakukan penderita sakit kepala cluster yaitu terapi empiric, dengan oksigen dan obat-obat lainnya.

3. Sakit Kepala Sinus

Sakit kepala sinus adalah sakit kepala yang diakibatkan oleh proses peradangan pada membran mukosa sinus paranasal. Sinus paranasal adalah rongga didalam tulang kepala yang terletak disekutar hidung. tidak hanya kepala yang berdenyut tetapi biasanya akan merasakan tekanan dibagian mata, pip dan dahi.

Sakit kepala sinus seringkali disamakan dengan sakit kepala migrain. Namun, sakit kepala sinus tidak terjadi gejala mual dan muntah seperti yang terlihat pada gejala umum migrain. Untuk mengatasi sakit kepala sinus dianjurkan untuk mengkonsumsi vitamin C, Jahe dan minum air hangat.

4. Sakit Kepala Tegang (Tension)

sakit kepala tegang

Sakit kepala tension atau tegang adalah sakit kepala yang kerap dialami seseorang dan pada umumnya diderita orang dewasa. Gejala umum sakit kepala ini yaitu otot leher yang tegang, nyeri pada kedua sisi kepala dan kondisi tersebut dapat berlangsung selama 30 menit hingga berhari-hari. Adapun sakit kepala tension dibagi menjadi 3 yaitu :

a. Infrequent Episodic Tension Type

  1. Terjadi 10 kali serangan dalam 1 hari/bulan
  2. Sakit kepala berakhir dalam waktu 30 menit hingga 7 hari
  3. Tidak berdenyut
  4. Tidak ada mual atau muntah

b. Frequent Episodic Tension Type

  1. Terjadi 10 kali serangan dalam 1-15 hari/bulan
  2. Sakit kepala berakhir dalam waktu 30 menit hingha 7 hari
  3. Tidak berdenyut
  4. Tidak ada mual atau muntah

c. Chronic Tension Type

Serangan timbul selama lebih dari 15 hari/bulan dalam waktu lebih sari 3 bulan

d. Probably Tension Type

  1. Serangan timbul selama lebih dari 15 hari/bulan
  2. Sakit kepala sekian jam dan berlangsung terus menerus
  3. Tidak berdenyut
  4. Tidak mual atau muntah

Cara pengobatan sakit kepala tension yaitu hindari zat adiktif, minum obat anti depresan dan anti cemas, relaksasi, meditasi untuk mengurangi frekuensi serangan dan psikoterapi

Penyebab Sakit Kepala

penyebab sakit kepala

1. Faktor Cuaca

Tidak dapat dipungkiri baahwa saat ini keadaan cuaca tidak menentu dan kerap kali berubah-ubah. Ketika cuaca yang awalnya dingin namun tiba-tiba berubah menjadi panas yang menyebabkan perubahan tingkat kelembapan udara sehingga tekanan udara mengubah zat kimia dalam otak yang menimbulkan sakit pada bagian kepala.

Faktor cuaca berpengaruh terhadap timbulnya sakit kepala terutama terhadap orang-orang yang sering berpindah-pindah lokasi yang harus menyesuaikan keadaan cuaca. Tidak hanya itu, bagi sebagain orang yang melakukan perjalanan ke daerah dengan empat musim juga harus mampu menyesuaikan cuaca yang sebelumnya berada dinegara dua musim.

2. Faktor Alkohol

Faktor Alkohol

Ada beberapa penyebab yang mengakibatkan seseorang yang mengkonsumsi alkohol merasa pusing atau sakit kepala. Salah satu penyebab sakit kepala adalah melebarnya pembuluh darah yang berdampak membesarnya pembuluh darah di otak. Untuk itu meredakan sakit kepala setelah meminum alkohol dapat dilakukan dengan cara minum air putih.

3. Faktor Makanan

Makanan masih menjadi faktor utama penyebab sakit kepala pada beberapa orang. Terhadap orang-orang yang peka akan jenis makanan yang mereka konsumsi, terkadang terjadi penyempitan pembuluh darah yang dapat mengakibatkan terganggunya fungsi pembuluh darah kepala.

Ada beberapa jenis makanan yang dihindari ataupun dikonsumsi (tidak boleh berlebih) seperti halnya makanan yang mengandung anggur merah, natrium nitrat, keju, cokelat, zat tambahan makanan seperti MSG, pemanis buatan dan beberapa jenis daging.

4. Stress

penyebab sakit kepala

Terkadang penyebab utama sakit kepala bagi kebanyakan orang yaitu ketika sedang mengalami stress dimana pola pikir yang semakin menunpuk sehingga mengalami kebingungan dan terus berpikir yang berakibat pada kepala yang akan terasa sakit. Biasanya hal ini terjadi pada pegawai kantoran, dimana banyaknya deadline pekerjaan yang harus diselesaikan namun tak kunjung selesai. Oleh sebab itu, para pekerja dianjurkan untuk beristirahat 2 jam sekali selama bekerja.

5. Olahraga Berlebihan

Olahraga atau melakukan aktivitas fisik sebelum memulai aktivitas sehari-hari sangat dianjurkan. Manfaat olahraga tidak hanya untuk menjaga kesehatan fisik, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan psikologis dan mental seseorang. Olahraga menjadi bagian yang sangat penting dalam kehidupan, namuan apabila berlebihan dapat mengakibatkan kelelahan. Dari kelelahan tersebut dapat berakibat berbagai macam hal bisa saja terjadi seperti halnya merasakan sakit dibagian kepala. Olahraga yang dianjurkan yaitu 30-50 menit dalam sehari baik itu bersepeda maupun jogging.

6. Kurang Tidur

Kurang Tidur

Menurut beberapa pakar kesehatan, bahwa jam tidur yang efektif bagi orang dewasa yaitu 8 jam sehingga organ tubuh dapat beristirahat dari berbagai macam aktivitas. Seseorang yang kurang tidur dapat berdampak pada berbagai macam penyakit, contohnya saja yaitu sakit kepala dikarenakan mengantuk dan kurang berisitirahat.

7. Terlambat Makan

Pada saat seseorang terlambat makan maka perut akan kosong yang menyebabkan kadar gula turun yang berakibat pada naiknya asam lambung yang kemudian memberikan efek pusing atau sakit kepala. Adapun hal-hal yang dapat dilakukan untuk menghindari yaitu dengan selalu makan tepat waktu dan menghindari konsumsi makanan berlemak, asam dan pedas.

8. Faktor Hormonal

faktor hormon

Bagi seorang wanita, faktor hormon berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Misalkan saja ketika seorang wanita dalam fase menstruasi maka akan terjadi naik turunnya kadar ekstrogen yang dapat menimbulkan efek sakit kepala.

9. Efek Samping Obat

Tidak semua obat memiliki efek samping, namun ada beberapa obat yang efek sampingnya sangat berpengaruh dan cepat bereaksi. Misalkan saja mual, muntah hingga sakit kepala.

10. Dehidrasi

Seseorang yang mengalami dehidrasi otomatis mengalami kekurangan cairan yang berakibat pada ketidakseimbangan sel tubuh yang lambat laun akan menyebabkan sakit pada bagian kepala. Seseorang yang mengalami dehidrasi dianjurkan untuk mengkonsumsi air putih sebanyak 16-32 ons selama 1 sampai 2 jam dalam sehari. Untuk seseorang yang menderita dehidrasi berat maka harus beristirahat dan meminum air putih lebih banyak.

Sakit kepala sering kali diremehkaan, namun terdapat faktor penyebab sakit kepala dan gejalanya yang patut diwaspai. Oleh karena itu, apabila anda mengalami rasa sakit kepala segeralah mencari informasi mengenai sakit kepala yang anda derita. Apabila anda merasakan sakit kepala yang menyakitkan dan sudah tidak tertahankan segera periksakan diri ke dokter.