Remaja Di Probolinggo Hidup Kembali Setelah Dinyatakan Meninggal Dunia

Ilustrasi Meninggal Dunia
Ilustrasi Meninggal Dunia

Warga Probolinggo, Jawa Timur dibuat geger dengan peristiwa misterius seorang anak yang hidup kembali setelah dinyatakan meninggal dunia. Kejadian ini tepatnya terjadi di Gang Duan, Desa Lambang Kuning, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Anak tersebut sebelumnya menderita sakit dan meninggal dunia. 

Bocah berusia 12 tahun bernama Siti Masfufah Wardah itu divonis meninggal dunia oleh tim medis. Pihak keluarga pun membawanya pulang untuk dimakamkan. Namun saat dimandikan, tubuhnya tiba-tiba menghangat dan matanya pun terbuka. Sontak warga yang ada disitu panik dan dibuat heboh.

Ayah Siti yang saat itu turut memandikan, kemudian memanggil tim medis di Puskesmas Lumbang untuk meminta bantuan. Pasalnya dia menemukan adanya tanda-tanda kehidupan pada anaknya itu. Tim medis pun datang dan memberikan bantuan pernafasan kepada Siti. Namun selang satu jam kemudian dia akhirnya benar-benar meninggal dunia.

“Siti sudah lama sakit dan kemudian dia meninggal. Hendak dimandikan kemudian ada tanda kehidupan,” ungkap sang ayah yang bernama Ngasiyo. 

Remaja Probolinggo Hidup Kembali Setelah Meninggal Dunia
Remaja Probolinggo Hidup Kembali Setelah Meninggal Dunia

Lebih lanjut Ngasiyo menjelaskan jika anaknya itu menderita penyakit diabetes sejak 2 tahun yang lalu. Dalam beberapa hari terakhir, Siti mengaku merasa dadanya sesak dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit dr Mohamad Saleh. Setelah mendapatkan perawatan beberapa hari, Siti akhirnya dinyatakan meninggal dunia. 

Awalnya orang tua Siti bahagia melihat anaknya itu bisa hidup kembali. Namun pada akhirnya mereka harus ikhlas dan pasrah serta melihat ini sudah menjadi takdir dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Kejadian seorang meninggal dan kemudian hidup lagi, memang kerap terjadi. Ahli medis pun menjelaskan kejadian ini memang bisa terjadi, namun sangat kecil sekali kemungkinannya. Dalam dunia medis, kasus seperti ini dinamakan mati batang otak

Kondisi tersebut memang memungkikan seseorang mengalami tanda-tanda kehidupan, namun fungsi otaknya sudah tidak lagi berfungsi, sehigga tidak bisa memberikan refleks. Jika ada kondisi kemudian, pihak medis akan memvonis pasien sudah meninggal dunia. Sebab, yang terjadi adalah fungsi-fungsi organ tubuh tidak akan lagi bisa berfungsi.

Jenazah Siti pun sudah dimakamkan di pemakaman umum Desa Lembah Kuning. Meski demikian, kabarnya masih menjadi buah bibir dan viral di jejaring sosial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here