loading...

Setiap wanita pasti mengidamkan buah hati dalam hidupnya. Sebelum memiliki seorang anak, seorang wanita akan melewati masa kehamilan. Masa kehamilan diartikan sebagai periode seorang wanita mengandung janin atau bayi yang belum dilahirkan.

Kehamilan atau pregnancy terjadi saat sel telur melebur bersama sel sperma membentuk zigot atau embrio yang kemudian tumbuh dan berkembang dalam rahim atau uterus seorang wanita.

Awalnya seorang wanita akan mencurigai dirinya tengah hamil apabila ia terlambat datang bulan atau terhentinya menstruasi yang disebut dengan amenorrhea. Menstruasi itu sendiri terjadi apabila sel telur tidak dibuahi oleh sel sperma kemudian meluruh bersama dengan pembuluh darah pada dinding rahim.

Bagaimana ciri-ciri orang hamil?

Di awal kehamilan, banyak perubahan hormonal yang terjadi dalam tubuh dan perubahan hormon inilah yang memicu reaksi atau gejala kehamilan. Meskipun gejala atau tanda-tanda kehamilan berbeda pada setiap wanita, ada beberapa gejala umum yang biasanya dijumpai. Simak ciri-ciri orang hamil berikut ini untuk memastikan apakah orang tersebut benar-benar hamil atau tidak:

1. Mual dan Muntah

ciri-ciri orang hamil adalah muntah
Gambar: www.worldmagacy.com

Perubahan hormonal pada awal kehamilan membuat kerja sistem pencernaan terganggu. Kadar estrogen yang menurun pada wanita yang tengah hamil menyebabkan otot pencernaan melemah dan meningkatnya kadar asam dalam lambung.

Salah satu ciri-ciri orang hamil adalah rasa mual dan ingin muntah. Gejala tersebut terkadang membuat wanita curiga jika dirinya hamil dan biasanya akan mengetesnya menggunakan testpack atau mengkonsultasikannya dengan dokter. Meskipun demikian, rasa mual atau muntah juga tidak selalu disebabkan oleh kehamilan, bisa jadi rasa mual dan muntah disebabkan oleh kondisi tubuh yang sedang tidak fit.

Pada masa kehamilan seorang wanita juga sering mengalami morning sickness atau rasa mual atau ingin muntah dipagi hari. Gejala ini mulai muncul dalam minggu keempat hingga minggu ke duabelas kehamilan. Untuk mengurangi gejala mual dan muntah, ikuti tips berikut ini:

  1. Makanlah dalam porsi kecil dan sering. Ini lebih baik dibanding makan dalam porsi besar tiga kali sehari.
  2. Konsumsi lebih banyak cairan, buah dan sayur untuk memperlancar proses pencernaan dan mengembalikan kadar asam lambung yang normal dalam tubuh.
  3. Saat bangun dipagi hari, duduklah sejenak ditepi ranjang dan bangunlah secara perlahan.
  4. Meminum teh jahe dan menghirup aromanya dapat mengurangi rasa mual dan muntah yang hebat (Harus sesuai saran dari dokter, karena mengonsumsi jahe juga dapat berdampak buruk pada ibu hamil).
  5. Jika rasa mual dan muntah ini semakin parah dan membuat tubuh menjadi lemas atau yang lebih dikenal dengan istilah hyperemesis gravidarum, sebaiknya segera periksakan ke dokter atau ahli medis terdekat

Namun perlu diketahui juga bahwa tidak semua orang hamil mengalami morning sickness. Seperti yang dilansir dari organisasi medis ternama, Mayo Clinic menyebutkan bahwa beberapa wanita yang memiliki kehamilan sehat tidak mengalami morning sickness pada masa kehamilannya.

2. Mulut terasa asam

Kadar estrogen yang turun dalam tubuh wanita hamil mengurangi fungsi dan kepekaan lidah yang berfungsi sebagai indra pengecap. Hal inilah yang menyebabkan lidah terasa pahit atau asam.

Kondisi seperti ini menjadi salah satu ciri-ciri orang hamil, dimana wanita selalu ingin memakan makanan yang manis atau asam atau yang biasa dikenal dengan istilah ngidam. Berdasarkan pengalaman wanita yang tengah hamil, cara mengatasi masalah ini adalah dengan mengkonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung cairan dan rasanya manis seperti semangka dan melon.

3. Kehilangan nafsu makan

tidak nafsu makan
Gambar: momjunction.com

Rasa mual, muntah dan perut tidak nyaman akan membuat seorang wanita yang tengah hamil kehilangan nafsu makan. Kadar asam lambung yang tinggi dalam tubuh memicu rasa tidak nyaman dalam perut dan membuat lidah terasa pahit.

4. Nyeri perut

Rasa nyeri pada perut disebabkan oleh pencernaan yang tidak berjalan lancar dan akumulasi gas dalam lambung yang menekan perut.

Gejala ini juga disebabkan oleh mengembangnya rahim atau uterus yang mendesak otot abdomen serta menekan lambung. Apabila perut terus menerus terasa nyeri sebaiknya segera konsultasikan pada dokter atau bidan terdekat, karena hal tersebut dapat mengganggu kesehatan terutama pada ibu hamil.

5. Rasa terbakar pada dada

dada terasa terbakar
Gambar: www.nutritionsecrets.com

Gejala lain yang biasa dialami oleh wanita yang sedang hamil adalah rasa terbakar pada dada dan kerongkongan yang disebut dengan istilah heartburn.

Heartburn terjadi akibat menurunnya kadar estrogen dalam tubuh dan menyebabkan otot valve atau katup yang membatasi lambung dengan kerongkongan terbuka, sehingga asam dalam lambung mengalir keluar hingga mencapai kerongkongan.

Kadar asam lambung yang tinggi dalam kerongkongan tersebut menekan dan menimbulkan rasa panas di bagian dada. Untuk mengurangi gejala tersebut sebaiknya ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Makanlah dalam porsi kecil sesering mungkin
  2. Hindari mengkonsumsi makanan sesaat sebelum tidur
  3. Hindari konsumsi makanan pedas, berminyak dan asam karena makanan tersebut dapat memicu produksi asam lambung berlebih.
  4. Tidurlah dengan bantal yang cukup tebal agar kepala tetap terjaga dibagian atas.
  5. Gunakan pakaian yang nyaman dan longgar
  6. Konsultasikan dengan dokter jika rasa nyeri dan terbakar tidak kunjung hilang.

6. Sering bersendawa dan buang gas

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, pada masa kehamilan pencernaan seorang wanita tidak berfungsi dengan baik dan menimbulkan produksi gas berlebih di dalam lambung.

Gas yang dihasilkan sebagai sisa pencernaan biasanya akan dikeluarkan melalui rongga mulut dan anus sehingga seseorang akan lebih sering bersendawa dan buang gas.

Paket Lengkap Pemutih Kulit Fair N Pink Original

Meskipun gejala ini lebih mirip gejala masuk angin, jika anda mengalaminya dan mencurigai ada sesuatu yang tidak beres, maka konsultasikan pada dokter secepatnya karena bisa jadi gejala ini adalah tanda bahwa anda sedang hamil.

7. Konstipasi

konstipasi
Gambar: food.ndtv.com

Konstipasi adalah keadaan dimana pencernaan tidak berjalan lancar dan feses atau tinja keras sehingga seseorang akan mengalami sulit buang air besar.

Perubahan hormon pada masa kehamilan menyebabkan usus besar atau kolon terganggu dan memperlambat proses pengeluaran tinja dari dalam tubuh.

Konstipasi yang dibiarkan terus menerus dapat menimbulkan wasir atau hemoroid yang ditandai dengan adanya darah pada tinja. Jika anda mengalami ini selama masa kehamilan, maka ikuti tips berikut ini :

  1. Perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan yang kaya serat dan mampu melancarkan kerja saluran pencernaan.
  2. Minumlah air putih dan perbanyak konsumsi cairan lain seperti jus buah atau susu dan sebisa mungkin hindari konsumsi minuman bersoda dan mengandung kafein.
  3. Lakukan olahraga ringan seperti yoga dan berenang yang dapat memperbaiki kondisi hormonal dan menjaga tubuh tetap fit selama masa kehamilan.
  4. Hindari konsumsi suplemen yang mengandung zat besi untuk sementara waktu karena dapat memperparah kondisi konstipasi.
  5. Mengkonsumsi obat-obatan laksatif atau pemicu buang air besar tanpa anjuran dari dokter tidak disarankan selama kehamilan.

8. Diare

ciri-ciri orang hamil adalah diare
Gambar: www.thewellproject.org

Gejala lain yang dapat dialami oleh seorang wanita yang sedang hamil adalah diare. Diare adalah kondisi dimana tubuh mengeluarkan tinja atau feses cair yang dapat disebabkan oleh kuman atau bakteri yang masuk dalam sistem pencernaan.

Namun pada wanita hamil, diare yang terjadi disebabkan karena otot saluran cerna pada usus besar kehilangan kemampuannya dalam menyerap cairan dikarenakan perubahan hormonal. Jika dibiarkan terus menerus, diare dapat menyebabkan dehidrasi dan kondisi ini dapat membahayakan janin.

Diare dapat dicegah dengan menjaga kebersihan makanan dan lingkungan sekitar serta banyak mengkonsumsi serat dan air. Jangan biarkan diare berlarut-larut, jika anda mengalaminya pada awal masa kehamilan sebaiknya segera periksakan ke dokter.

9. Perut buncit dan keroncongan

Akumulasi atau tumpukan gas sisa pencernaan dalam perut wanita yang sedang hamil dapat membuat perut nampak besar atau buncit serta mengeluarkan bunyi seperti orang yang sedang kelaparan atau yang biasa disebut dengan istilah perut keroncongan.

Gas yang terakumulasi dalam perut juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan tertekan. Untuk mengurangi gejala ini sebaiknya hindari makanan yang memicu gas dalam lambung seperti sayuran kubis, minuman bersoda dan minuman yang mengandung kafein.

10. Mudah tersinggung

ciri-ciri orang hamil adalah mudah tersinggung
Gambar: understandingrelationships.com

Saat sedang hamil, perubahan hormonal tidak hanya mempengaruhi kondisi fisik seorang wanita akan tetapi juga mempengaruhi mood dan perasaannya.

Naik turunnya kadar hormon dan progesteron dalam tubuh memicu otak untuk menghasilkan senyawa kimia yang dapat memicu stress pada seseorang. Gejala ini hampur mirip dengan gejala orang yang sedang menstruasi atau mengalami PMS (Pre Menstrual syndrome) dimana perasaannya menjadi sangat sensitif dan mudah tersinggung. Berdasarkan penelitian dan survey, selama masa kehamilan, satu dari sepuluh wanita yang sedang hamil dapat mengalami depresi dan stress.

Meskipun demikian, kondisi ini dapat diatasi dengan segera mengkonsultasikannya pada dokter. Stress dan depresi pada masa kehamilan sangatlah beresiko pada janin yang sedang dikandung.

Dibawah ini kami sediakan juga bentuk infografisnya agar anda lebih mudah lagi mengingat dan memahami apa saja gejala-gejala utama yang dialami oleh wanita yang sedang hamil.

 

ciri ciri orang hamil-infografis

Gejala-gejala tersebut adalah gejala yang normal atau biasa ditemukan pada wanita yang tengah hamil dan dapat dijadikan tanda atau ciri wanita yang tengah hamil. Selain gejala yang disebutkan diatas ada beberapa gejala lain yang mungkin dialami oleh beberapa wanita di awal masa kehamilannya, seperti :

1. Pendarahan pada vagina

Seringkali pada masa awal kehamilan vagina mengalami pendarahan dan wanita menganggapnya sebagai darah menstruasi. Sebenarnya pendarahan yang terjadi diawal masa kehamilan adalah sisa-sisa pembuluh darah pada dinding rahim yang meluruh dan bukan merupakan darah menstruasi.

2. Perubahan pada payudara

Wanita yang sedang hamil akan merasakan gejala ini. Ukuran payudara membesar dan mengencang karena payudara sedang dipersiapkan untuk menampung ASI atau air susu yang disediakan bagi bayi yang lahir dikemudian hari.

3. Pegal-pegal

Tingginya kadar progesteron selama masa kehamilan dapat memicu rasa pegal pada otot seorang wanita.

Kadar hormon progesteron yang tinggi tersebut dapat memperlambat proses metabolisme dalam tubuh dan mengurangi jumlah energi yang dihasilkan serta meningkatkan kadar asam laktat penyebab pegal pada otot.

4. Sering buang air kecil

Wanita yang sedang hamil biasanya akan lebih sering buang air kecil. Hal ini disebabkan karena mengembangnya rahim atau uterus menekan kandung kemih tempat urin terakumulasi.

Kandung kemih yang tertekan tidak mampu menampung volume urine sebagaimana biasanya sehingga ibu hamil lebih sering buang air kecil.

5. Rasa gatal

Gejala kehamilan lain yang tidak banyak dialami adalah rasa gatal pada kulit. Rasa gatal ini sangat mengganggu dan bisa membuat seorang wanita hamil jengkel.

Demikian ciri-ciri orang hamil yang biasa dialami pada awal masa kehamilan. Gejala tersebut dapat diatasi jika seorang wanita menjaga pola makan, istirahat dan rutin melakukan olahraga ringan. Jika gejala yang muncul tidak dapat diatasi dan justru makin parah, konsultasikan dengan dokter secepatnya sebelum terlambat.

loading...