Awas! Penyebab dan Gejala Gagal Ginjal Ini Jangan Pernah Anda Abaikan

Gagal ginjal adalah kondisi di mana ginjal tidak lagi dapat menjalankan fungsinya dalam menyaring dan mengeluarkan sisa produk metabolisme dari dalam tubuh secara optimal. Jika hal ini dibiarkan berlanjut, racun akan semakin banyak menumpuk di dalam tubuh dan ginjal akan semakin terbebani sehingga menimbulkan berbagai macam gejala dan komplikasi.

Normalnya, selain untuk menyaring produk sisa dari dalam darah, ginjal juga berperan dalam mengatur tekanan darah, menjaga keseimbangan cairan tubuh, dan membantu memproduksi sel darah merah. Jika ginjal mengalami kerusakan, semua fungsi di atas akan menjadi kacau.

Gagal ginjal dapat digolongkan menjadi 2, yaitu gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis. Gagal ginjal akut adalah keadaan di mana ginjal mengalami penurunan fungsinya secara mendadak dan tiba-tiba, sedangkan gagal ginjal kronis adalah gagal ginjal yang terjadi secara bertahap dan dalam kurun waktu yang cukup lama.

Gagal ginjal kronis sering terdeteksi ketika sudah berada dalam keparahan tingkat lanjut, karena kurangnya kepekaan penderita terhadap gejala gagal ginjal kronis tingkat awal.

Kenaikan kasus gagal ginjal

Semakin tahun, kasus gagal ginjal semakin banyak dijumpai. Hal ini dibenarkan oleh Menteri Kesehatan Indonesia yang mengatakan bahwa dalam 5 tahun terakhir sudah terjadi kenaikan 4 kali lipat kasus gagal ginjal terlebih yang membutuhkan terapi dialisis atau cuci darah.

Jika dahulu gagal ginjal lebih didominasi oleh pasien usia lanjut, saat ini gagal ginjal sudah dapat kita jumpai pada orang dewasa muda mulai usia 20 tahunan. Hal ini dikarenakan gaya hidup sehat yang semakin ditinggalkan, digantikan oleh hal-hal instan berupa “suplemen-suplemen” kesehatan atau minuman pembangkit tenaga yang sering dikonsumsi saat bekerja. Selain itu, masih banyak hal lain yang dapat menjadi faktor penyebab timbulnya gagal ginjal.

Penyebab gagal ginjal

Banyak faktor yang dapat menyebabkan gagal ginjal. Mulai dari faktor cairan, kondisi ginjal dan keadaan saluran ginjal. Penyebab pada gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis juga memiliki perbedaan. Pada gagal ginjal akut, penyebabnya adalah sebagai berikut:

1. Dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh

dehidrasi
Gambar: www.baohaiphong.com.vn

Pada kasus dehidrasi, ginjal akan mengalami beban yang berat dalam menyaring zat sisa yang ada dalam darah dikarenakan kurangnya pelarut. Hal ini akan menyebabkan penumpukan zat sisa di dalam ginjal dan sulit dikeluarkan melalui urin.

2. Infeksi pada ginjal

Infeksi pada ginjal misal pada glomerulonefritis (peradangan ginjal) akan menyebabkan filter ginjal (glomerulus) mengalami kerusakan sehingga tidak dapat menyaring produk sisa dari dalam darah secara optimal.

3. Batu ginjal

Batu ginjal, baik yang terdapat di dalam ginjal atau di dalam saluran ginjal (ureter) yang menuju ke kandung kemih dapat menyebabkan sumbatan sehingga produk buangan yang seharusnya keluar melalui urin akan menumpuk di ginjal dan kembali ke dalam darah.

Ketiga faktor di atas adalah hal yang paling sering menyebabkan gagal ginjal akut. Sedangkan pada gagal ginjal kronis, penyebab terseringnya adalah sebagai berikut:

1. Hipertensi

hipertensi
Gambar: blog.naver.com

Pada keadaan hipertensi/tekanan darah tinggi yang lama, pembuluh darah akan menyempit dan menjadi kaku. Hal ini juga terjadi pada pembuluh darah ginjal dan menyebabkan permeabilitas (daya peresapan) untuk menyaring produk sisa menjadi menurun.

2. Diabetes

Pada penderita diabetes yang mengalami komplikasi pada ginjal akan terjadi nefropati yaitu kerusakan pada ginjal hingga menurunkan fungsinya.

3. Penyakit glomerulus

Penyakit glomerulus adalah penyakit pada filter ginjal. Penyakit ini dapat muncul karena infeksi ataupun penyakit autoimun, yaitu penyakit di mana antibodi tubuh menyerang sel-sel ginjal.

4. Sumbatan saluran kencing berulang

Sumbatan saluran kencing yang berulang, baik berupa batu ginjal atau penumpukan bakteri akibat infeksi saluran kencing dapat mengakibatkan gagal ginjal kronis.

5. Konsumsi suplemen atau minuman berenergi berlebihan

penyebab gagal ginjal
Gambar: www.myhealthycurves.com

Penyebab ini adalah penyebab tersering pada gagal ginjal usia dewasa muda. Pada suplemen dan minuman berenergi, biasanya mengandung kadar vitamin yang terlalu tinggi, misal vitamin C. Dalam kondisi normal, tubuh hanya memerlukan 50mg vitamin dan sisanya akan dibuang melalui ginjal.

Jika kadar vitamin atau zat lainnya terlalu berlebihan, hal ini akan membebani kerja ginjal untuk menyaring suatu zat dalam jumlah besar sehingga mengakibatkan kerusakan permanen pada filter ginjal.

6.Cacat bawaan pada ginjal dan salurannya

Jika ginjal atau salurannya mengalami cacat bawaan, maka sel-sel nya tidak akan sempurna dan optimal dalam menyaring darah yang masuk ke dalam ginjal dan membuangnya keluar.

Gejala gagal ginjal

Gejala gagal ginjal bervariasi antara penderita yang satu dengan penderita yang lain. Hal ini bergantung pada stadium gagal ginjal yang telah terjadi. Gejala gagal ginjal yang umum terjadi, yaitu:

1. Kencing keluar dalam jumlah sangat sedikit dan berwarna keruh

Gejala ini muncul ketika ginjal tidak dapat lagi menyaring cairan apapun dari dalam darah. Hal ini akan menyebabkan cairan hanya akan menumpuk di dalam darah dan kencing yang dikeluarkan sangat sedikit.

2. Edema (bengkak) terutama pada kaki

Bengkak pada kaki dapat diikuti dengan bengkak pada seluruh tubuh. Hal ini terjadi karena adanya kebocoran protein dari dalam plasma darah ke rongga tubuh. Edema yang terjadi biasanya berupa edema pitting yang artinya jika kita menekan area yang bengkak tersebut, kulit tidak dapat kembali dengan cepat dan menimbulkan bekas penekanan.

3. Tubuh terasa lemas

gejala gagal ginjal
Gambar: jakcity.com

Gejala tubuh terasa lemas sangat berkaitan dengan kurangnya asupan oksigen pada tubuh akibat anemia yang terjadi pada penderita gagal ginjal.

4. Anemia

Salah satu fungsi ginjal adalah membentuk sel darah merah. Ketika ginjal rusak dan kehilangan fungsinya, maka tubuh akan mengalami kekurangan darah.

5. Mual dan muntah

Mual dan muntah yang terjadi pada gagal ginjal dikarenakan penumpukan zat racun dalam tubuh yang membuat seluruh metabolisme tubuh menjadi terganggu.

6. Kulit mudah gatal

gejala gagal ginjal
Gambar: vrisko30.rssing.com

Pada penderita gagal ginjal kulit akan mudah gatal karena adanya timbunan zat ureum pada tubuh. Selain itu, kulit penderita gagal ginjal cenderung kering yang menyebabkan mudah gatal dan bersisik.

7. Kulit semakin lama berubah semakin gelap

Timbunan zat racun dalam tubuh dapat mengakibatkan kulit semakin lama berubah semakin gelap. Hal ini dapat dibantu dengan terapi vitamin C sesuai dosis dan anjuran dokter.

8. Sesak nafas

Pada gagal ginjal stadium lanjut, cairan hanya akan semakin menumpuk di dalam tubuh karena tidak dapat lagi keluar melalui urin. Hal ini akan menyebabkan cairan akan masuk ke dalam paru-paru dan menyebabkan sesak nafas.

9. Penurunan kesadaran hingga koma

Pada gagal ginjal dengan penumpukan ureum yang sangat tinggi akan mengakibatkan koma uremikum, yaitu penurunan kesadaran karena otak sudah ikut teracuni oleh zat urea.

Cara mencegah gagal ginjal

Oleh karena gagal ginjal sangat fatal akibatnya dan merupakan penyakit yang dapat dicegah, alagkah lebih baik jika kita melakukan tindakan pencegahan gagal ginjal sebagai berikut:

1. Penuhi kebutuhan cairan

cara mencegah gagal ginjal
Gambar: absolutespin.com

Kebutuhan cairan seseorang per harinya adalah 30ml/kgBB. Namun, hal ini bukan suatu aturan baku. Jika anda sedang berolahraga atau menjalani aktivitas berat, mengalami diare atau muntah, cairan yang diminum harus lebih besar sesuai dengan jumlah yang keluar.

Usahakan minum air putih minimal 8 gelas sehari atau setara dengan 1,5 liter. Tindakan ini dilakukan untuk mencegah dehidrasi dan juga mengurangi risiko munculnya batu ginjal. Lain halnya jika gagal ginjal sudah terjadi, anda harus membatasi asupan cairan anda sesuai dengan petunjuk ahli gizi atau dokter.

2. Kontrol tekanan darah

Lakukan cek tekanan darah secara rutin dan batasi asupan makanan yang terlalu asin atau mengandung lemak yang terlalu tinggi untuk mencegah terjadinya hipertensi.

3. Hentikan konsumsi suplemen dan minuman berenergi

jauhi suplemen
Gambar: globalpharmaupdate.com

Berikan asupan vitamin pada tubuh sesuai dengan kebutuhan harian tubuh dan jangan menggunakan suplemen-suplemen atau minuman berenergi yang mengandung vitamin atau zat-zat lain yang terlalu tinggi. Jika memang anda memiliki suplemen yang rutin dikonsumsi, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter.

4. Atasi diabetes

Jika anda sudah menderita penyakit diabetes, lakukan terapi rutin agar komplikasi gagal ginjal tidak terjadi. Jika anda belum menderita diabetes, pastikan anda mengurangi asupan gula yang terlalu banyak dan periksa kadar gula darah anda sesekali.

Selain tindakan pencegahan di atas, tetap jalankan pola hidup sehat dengan asupan nutrisi cukup, teratur olahraga, dan lakukan pemeriksaan fisik dan penunjang secara berkala agar terhindar dari penyakit gagal ginjal.

loading...

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*