5 Fakta Penusukan Syekh Ali Jaber oleh Orang Tak Dikenal

penusukan Syekh Ali Jaber
Syekh Ali Jaber (YouTube Syekh Ali Jaber)

Kasus penusukan ulama, Syekh Ali Jaber oleh orang tak dikenal menggegerkan publik. Bagaimana tidak, aksi penyerangan tersebut dilakukan saat Syekh Ali Jaber sedang melangsungkan ceramah di Lampung.

Seperti dilansir dari Detik.com, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad membenarkan kabar ini.

“Benar ada kejadian penusukan dari seorang pelaku (tak dikenal) di tengah kegiatan masyarakat yang bersifat keagamaan dengan mengundang seorang Syekh (Ali Jaber),” ungkap Zahwani Pandra Arsyad.

Baca Juga: Catat! Ini Hal yang Boleh dan Dilarang Selama PSBB Total Jakarta

Kombes Zahwani pun mengungkap sejumlah fakta yang terjadi dibalik penusukan Syekh Ali Jaber. Berikut 5 faktanya.

  1. Kronologi Penusukan Syekh Ali Jaber

Beberapa waktu lalu, Syekh Ali Jaber diundang untuk mengisi sebuah pengajian di Lampung. Ketika berceramah di atas panggung, tiba-tiba ada seorang tak dikenal naik ke atas panggung sambil membawa sebilah pisau. Menyadari nyawanya dalam bahaya, Syekh Ali Jaber refleks mengangkat tangannya melindungi bagian leher. Alhasil pisau melayang ke lengannya.

“Saya bisa selamat (dari penyerangan tersebut) karena Allah takdirkan. Saya angkat tangan di posisi ke depan leher dan dada (melindungi area vital). Tusukannya cukup kuat, cukup keras sampai separuh pisau masuk ke dalam (lengannya),” ungkap Syekh Ali Jaber di akun YouTube tersebut.

  1. Pisau Sampai Patah

Tak hanya tertancap, pisau yang melayang di lengannya sampai patah karena kuatnya tikaman pelaku.

“Alhamdulillah (tertusuk) di tangan, bukan di leher. Sampai patah pisaunya. Saya sendiri yang lepaskan (keluarkan) pisaunya yang sudah patah di dalam (lengannya),” imbuhnya.

  1. Pelaku Tak Dikenal Ditangkap

Pelaku penusukan tersebut adalah seorang pemuda tak dikenal. Setelah penyerangan, pelaku langsung ditangkap para jamaah yang hadir saat itu dan masih sempat diamankan oleh pihak kepolisian. Setelah ditangkap, diketahui bahwa pelaku berinisial AA. Penyeledikan pun masih terus berlanjut.

“Pelaku (penyerangan Syekh Ali Jaber) sudah bisa diamankan. Kami masih melakukan penyelidikan di tempat perkara kemudian memeriksa dan mendengarkan (pernyataan) dari saksi korban maupun saksi di TKP,” ungkap Zahwani.

  1. Pelaku Tinggal di Sekitar TKP

Pelaku berinisial AA ternyata masih muda yakni berusia 24 tahun. Pelaku ini pun tinggal tak jauh dari lokasi acara ceramah Syekh Ali Jaber saat itu.

“Untuk tersangka ini atas nama inisialnya adalah AA, berusia 24 tahun, beralaman tak jauh dari lokasi tempat kejadian perkara (penusukan),” ungkap kombes Zahwani.

Baca Juga: Jakarta PSBB Total, Anies Baswedan Siapkan Bansos untuk Warga DKI

  1. Pelaku Jalani Tes Kejiwaan

Ketika dimintai keterangan, AA kerap kali melontarkan pernyataan yang berubah-ubah. Alhasil, AA pun harus menjalani tes kejiwaan guna memeriksakan kesehatan mentalnya.

“Dalam pemeriksaan awal, (pelaku penusukan) memberikan keterangan berubah-ubah. Tim penyidik berkeinginan meminta keterangan dari saksi ahli (psikiater/psikolog), dalam hal ini mungkin rumah sakit jiwa di Provinsi Lampung,” pungkas Zahwani.

 

Leave a Reply