6 Penyebab Tipes yang Wajib Anda Ketahui Sejak Dini, Dicatat Ya!

Tifus atau tipes yang dalam dunia medis dikenal sebagai demam thypoid adalah penyakit yang timbul akibat infeksi bakteri pada saluran pencernaan. Tipes biasanya lebih banyak menyerang anak – anak dibanding orang dewasa, karena sistem kekebalan anak – anak lebih rentan terhadap infeksi bakteri. Demam tipes biasanya banyak terjadi saat perubahan musim dan cuaca.

Tipes disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi, dimana penyakit ini menular melalui makanan dan air. Lingkungan yang kotor biasanya dikaitkan dengan timbulnya penyakit ini, karena bakteri tipes hidup pada lingkungan yang kotor dan kumuh, serta pada makanan dan air yang tidak bersih.

Bakteri penyebab tipes, Salmonella thypi ditularkan melalui 5F atau food (makanan), fingers (jari), fly (lalat), fomitus (muntah) dan feses (tinja). Bakteri ini dapat hidup dengan baik di dalam tubuh manusia dan akan mati jika suhu lingkungan mencapai 70 derajat celcius. Kasus yang paling sering terjadi adalah demam tipes yang disebabkan bakteri yang masuk melalui mulut atau makanan. Tipes memang bukan penyakit yang berbahaya akan tetapi bisa sangat mengganggu aktifitas kita sehari – hari.

Penyakit Tipes dan Indonesia

Indonesia adalah salah satu negara yang paling banyak terjangkit demam tipes, dikarenakan Indonesia sering terjadi pergantian musim atau pancaroba yang merupakan salah satu faktor penyebab perkembangbiakan bakteri Salmonella thypi. Sekitar 800 – 100.000 kasus demam tipes terjadi setiap tahun di Indonesia. Anak – anak usia diatas 1 tahun adalah yang paling beresiko menderita tipes, akan tetapi tidak menutup kemungkinan bagi orang dewasa terjangkit penyakit ini.

Untuk memastikan penderita mengalami tipes atau penyakit yang lain biasanya dilakukan uji widal. Uji widal adalah uji klinis yang digunakan untuk memastikan keberadaan bakteri Salmonella thypi dalam serum darah. Namun saat ini, tes widal dianggap kurang efektif untuk memastikan diagnosa pasien tipes. Pemeriksaan dengan cara Typhidot ataupun Tubex dipercaya lebih akurat, akan tetapi tes ini belum banyak tersedia pada fasilitas laboratorim di Indonesia.

Patofisiologi tipes

Bakteri yang masuk melalui mulut selanjutnya akan menuju dinding usus malalui aliran darah. Setelah bakteri sampai di dinding usus halus, bakteri akan berkembang biak atau disebut dengan bakterimia yang selanjutnya dapat menimbulkan tukak dan iritasi pada mukosa usus.

Menanggapi hal tersebut, sistem kekebalan tubuh akan menyerang kumpulan kuman tersebut dengan melepaskan sel kekebalan tubuh termasuk sel retikulo endotelial. Sistem kekebalan tubuh ini akan mengembalikan keadaan normal tubuh dan melenyapkan penyakit dengan berjalannya waktu, sehingga tipes juga dikenal sebagai self-limiting disease. Berikut adalah diagram yang menjelaskan bagaimana seseorang bisa terinfeksi tipes :

Patofisiologi tipes

Patofisiologi tipes

Makanan yang terinfeksi bakteri Salmonella masuk kedalam saluran pencernaan tubuh seseorang melalui mulut. Bakteri yang masuk ke lambung akan dibunuh oleh asam lambung, jika ada bakteri yang lolos dan berhasil masuk ke sistem peredaran darah, maka orang tersebut akan terjangkit penyakit tipes.

Penyebab Tipes

Faktor utama penyebab penyakit tipes adalah pola makan yang tidak higienis dan lingkungan yang kotor. Berikut adalah penjelasan mengenai faktor-faktor yang dapat menyebabkan seseorang dapat terinfeksi bakteri dan terjangkit tipes.

penyebab tipes

Penyebab Tipes dan Gejalanya

1. Cara masak yang tidak higienis

Makanan yang tercemar bakteri Salmonella biasanya tidak dimasak dengan benar. Sebelum dikonsumsi, bahan makanan harus dicuci dan dimasak dengan alat masak yang bersih. Jika tidak, bakteri akan tetap hidup dalam makanan tersebut. Makanan juga dapat terpapar bakteri jika disentuh tangan yang kotor.

Perilaku penjamah makanan sangat berperan dalam menentukan kualitas kebersihan atau higienis makanan yang akan disajikan. Seorang penjamah makanan diharapkan dapat melakukan perilaku yang sehat demi terhindari dari kontaminasi kuman maupun bakteri.

Sebaiknya sebelum memulai proses memasak terlebih dahulu mencuci tangan, menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti apron, penutup kepala maupun masker.

2. Minum air mentah

minum air mentah

Image: NDTV Food

Banyak masyarakat yang tidak peduli mengenai kualitas air minum yang mereka konsumsi bahkan masih terdapat beberapa produsen rumah makan atau pun pedagang kaki lima yang masih menggunakan air mentah untuk dikonsumsi konsumennya.

Namun, tahukah anda bahwa mengkonsumsi air mentah erat kaitannya dengan tipes? Bakteri Salmonella dapat hidup di air dan mencemari perairan sehingga meminum air yang tidak dimasak sebelumnya dapat membahayakan kesehatan dan menyebabkan penyakit tipes. Ketika seseorang mengkonsumsi minum yang mentah dalam artian belum dimasak maka risiko untuk terjangkit tipes semakin meningkat.

Bakteri salmonella typhi yang merupakan penyumbang terbesar terkena atau tidaknya anda pada penyakit tipes. Bakteri tersebut sangat menyukai berada di lingkungan yang kotor, contohnya saja pada air minum tanpa dimasak sebelumnya.

Ketika anda mengkonsumsi air mentah maka bukan hanya gejala tipes yang anda dapatkan tapi juga dapat berdampak pada penyakit lainnya. Oleh sebab itu, sebaiknya anda hati-hati dalam mengkonsumsi minuman. Jika diperlukan maka bawalah minum sendiri dari rumah ketika anda sedang bepergian.

3. Makanan yang terkontaminasi

penyebab tipes pada anak orang dewasa

Image: TheHealthSite.com

Makanan merupakan suatu kebutuhan untuk tetap menjaga keberlangsungan hidup manusia. Namun, makanan juga merupakan salah satu penyebab timbulnya penyakit yang menyerang tubuh.

Tidak semua makanan yang kita konsumsi aman karena pada dasarnya banyak makanan yang telah terkontaminasi kuman maupun bakteri. Kontaminasi makanan tersebut dapat menyebabkan penyakit bawaan akibat makanan atau biasa disebut food born disease. Salah satu penyakit akibat bawaan makanan yaitu demam tifoid atau tipes.

Kontaminasi makanan bisa terjadi pada saat sebelum dimasak, saat memasak dan hendak mengkonsumsi makanan tersebut. Selain itu, kontaminasi juga dapat berasal dari peralatan makanan. Oleh karena itu, jagalah kebersihan makanan yang anda konsumsi serta tidak lupa cuci tangan sebelum dan sesudah makan.

4. Air yang tercemar

Air bersih merupakan prioritas utama dan menjadi salah satu sumber kebutuhan primier manusia. Air rumah tangga harus memenuhi syarat baik fisik, kimia maupun bakteri guna terhindar dari penyakit akibat bakteri maupun virus.

Air yang tercemar adalah sumber penyakit, karena kuman dan bakteri termasuk bakteri Salmonalla dapat hidup di air yang kotor. Menghidari konsumsi air yang tercemar dapat menjauhkan kita dari penyakit tipes. Bakteri salmonella typhi biasanya sering ditemukan pada penduduk yang menggunakan sumur sebagai akses mendapatkan air.

5. Sanitasi yang tidak benar

sanitasi yang tidak benar

Image: Wartabuana.com

Sanitasi merupakan segala upaya yang dilakukan seseorang guna mencegah dirinya bersentuhan langsung dengan kotoran atau bahan-bahan berbahaya lainnya dengan harapan apa yang dia lakukan tersebut dapat mewujudkan kondisi lingkungan yang sehat dan bersih.

Demam tifoid atau tipes erat kiatannya dengan kebersihan lingkungan terutama pada kondisi lingkungan yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan dan sanitasi yang kurang baik. Jika sanitasi yang dilakukan tidak benar, yang terjadi bukan kondisi lingkungan yang sehat dan bersih, akan tetapi kondisi lingkungan yang kotor dan kumuh. Lingkungan yang semacam inilah yang menjadi tempat hidup lalat, tikus dan kecoa.

Terlebih lagi lalat merupakan perantara utama penyakit tipes, dimana lalat hinggap pada kotoran yang terdapat bakteri Salmonella, kemudian menularkan bakteri tersebut dengan cara hinggap pada suatu makanan. oleh sebab itu, anda perlu untuk selalu menjaga sanitasi lingkungan anda untuk. Hal ini dilakukan tidak hanya untuk menghindari penyakit tipes saja, namun terbukti dapat terhindar dari berbagai macam penyakit.

6. Melakukan seks oral

penyebab tipes pada anak

Image: KSL.com

Seks oral merupakan hubungan seksual yang dapat mengakibatkan tertularnya berbagai macam virus maupun bakteri. Mengapa demikian? Karena seks oral adalah aktivitas seksual yang menggunakan mulut, lidah dan kerongkongan sehingga ketika melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang sudah terjangkit suatu penyakit maka tidak menutup kemungkinan pasangan juga akan terjangkit.

Lalu, apa kaitan antara tipes dan melakukan seks oral ? tentu saja terdapat hubungan yang sudah sangat jelas seperti yang disebutkan diatas. Apabila melakukan hubungan seks oral dengan seseorang yang telah terinfeksi bakteri tersebut maka kemungkinan besar pasangannya akan tertular karena bakteri tersebut sangat cepat menular. Oleh karena itu, apabila seseorang positif menderita tipes maka sebaiknya tidak melakukan hubungan seks oral untuk mencegah penularan.

Penutup

Apabila positif tertular virus salmonella tyhpi maka sebaiknya segera diobati dikarenakan penularan dari virus tersebut yang sangat cepat dan menjalar keseluruh tubuh. Dimana hal tersebut dapat berakibat merusak organ dan sistem jaringan tubuh lainnya.

Untuk menghindari dan mencegah terjangkitnya tipes maka perlu menghindari penyebab utamanya. Oleh karena itu, perlunya pengetahuan penyebab tipes utuk mengetahui hal-hal apa sajakah yang menjadi faktor risiko atau faktor utama yang menjadi sumber kontaminasi bakteri penyebab tipes.

Dari artikel ini, diharapkan anda mampu menjaga kebersihan diri sendiri maupun lingkungan anda sehingga nantinya dapat menekan angka kesakitan akibat berbagai virus dan bakteri yang kerap mengintai di kehidupan manusia.