8 Cara Mencegah Tipes Paling Ampuh dan Efektif, Wajib Anda Lakukan Sekarang Juga!

Indonesia saat ini masih menjadi negara yang dimana lingkungannya belum dapat dikategorikan bersih. Misalkan saja masih banyaknya penyakit yang bersumber dari lingkungan yang kotor serta kurangnya perilaku menjaga kebersihan. Salah satu penyakit yang dapat menyerang kita akibat lingkungan dan perilaku kita sendiri yaitu demam tifoid atau tipes.

Demam tifoid atau tipes sendiri merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi langganan dimasyarakat terutama dikalangan anak-anak. Selain dikarenakan sistem imun anak-anak yang belum cukup untuk melakukan proteksi atau perlindungan dari serangan virus, namun juga anak-anak lebih banyak yang tidak mengetahui mengenai apa saja yang baik atau tidak baik mereka lakukan. Walaupun demikian, tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga dapat terjangkit demam tifoid, hal tersebut berdasarkan perilaku masing-masing individu. Oleh sebab itu, artikel kali ini akan membahas mengenai cara mencegah tipes atau demam tipoid.

[toc]

Cara Mencegah Tipes Paling Efektif

Berikut ini adalah bagaimana cara mencegah infeksi bakteri Salmonella yang dapat meyebabkan penyakit tipes. Rutinlah membersihkan dapur, jamban dan bagian rumah lainnya. Jangan biarkan lingkungan rumah anda kotor, karena lingkungan yang kotor adalah tempat berkembang biaknya bakteri tipes.

1. Rutin cuci tangan

pencegahan tipes

Image: Reader’s Digest

Tangan merupakan salah satu bagian tubuh yang sering berhubungan dengan mulut dan hidung sehingga secara tidak langsung tangan menjadi bagian pengantar masuknya berbagai bakteri kedalam tubuh. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa bakteri dapat berpindah ke makanan melalui tangan yang kotor atau yang telah terkontaminasi. Oleh karena itu kebersihan tangan menjadi prioritas utama.

Salah satu cara mencegah tipes yaitu dengan 5F (Food, Finger, Feces, Food and Fly) dengan rutin mencuci tangan sebelum makan, memasak maupun sesudah buang air besar untuk mencegah penularan bakteri penyebab tipes. Sebuh penelitian mengungkapkan bahwa dengan mencuci tangan dapat menurunkan jumlah bakteri di tangan sebesar 58% dan dapat meningkatkan hieginitas secara individu. Jangan lupa untuk mencuci tangan sebelum memasak dan makan. Gunakan sabun antiseptik yang dapat membunuh bakteri di tangan. Jangan lupa untuk membersihkan bahan makanan sebelum dimasak.

2. Selalu gunakan air bersih

gunakan air bersih

Image: SafeBee

Indikator sebuah rumah dikatakan sehat apabila tersedianya air bersih yang dapat dikonsumsi didalam kehidupan sehari-hari. Setiap rumah tangga berhak untuk mendapatkan air bersih. Air bersih yang didapatkan setiap rumah tangga tentunya telah memenuhi syarat fisik maupun bakteriologi.

Sumber kontaminasi bakteri yang paling banyak ditemukan yaitu dari air, oleh sebab itu diperlukannya pengetahuan mengenai sumber air sebelum digunakan. Penggunaan air yang bersih sangat penting dilakukan untuk mencegah penularan bakteri yang menyebabkan penyakit tipes.

Sebaiknya gunakan hanya air bersih untuk memasak, minum dan membersihkan tubuh, mencuci tangan dan berbagai aktivitas lainnya. Jika terlanjur menderita penyakit tipes, konsumsi air yang cukup (8-9 gelas perhari) dapat mencegah dehidrasi dan mengurangi demam. Dengan menggunakan air bersih diharapkan dapat mencegah penularan infeksi bakteri didalam tubuh dan mengurangi penderita akibat penyakit tipes.

3. Minum Air yang Sudah di Masak

minum air bersih

Image: Reader’s Digest

Konsumsilah air matang yang sebelumnya telah dimasak. mengkonsumsi air yang sudah di masak maka anda akan terhindar dari berbagai bakteri penyebab gangguan kesehatan. Mengapa demikian? Karena proses memasak air hingga mendidih merupakan salah satu cara untuk membunuh bakteri sehingga bakteri yang sebelumnya terdapat didalam air mentah menghilang.

Selain itu, untuk menghindari konsumsi air yang belum dimasak, sebaiknya anda membawa sendiri minuman dari rumah ketika hendak bepergian ataupun anda dapat membeli minuman didalam kemasan yang sudah dipastikan telah melalui berbagai proses filtrasi untuk menghilangkan berbagai bakteri. Hindari pula mengkonsumsi minuman dari es batu yang tidak jelas dibuat dari air matang atau air mentah.

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa penderita tipes paling banyak berada pada usia anak-anak yang dimana anak-anak belum dapat mengontrol makanan ataupun jajanan yang mereka konsumsi selama di sekolah. Untuk itu, mengajari anak untuk lebih berhati-hati dengan apa yang mereka konsumsi di sekolah merupakan suatu hal yang sangat penting dilakukan oleh semua orang tua.

4. Batasi Konsumsi Makanan Mentah Seperti Seafood

mencegah penyakit tipes kambuh lagi

Image: Taste.com.au

Pada dasarnya mengkonsumsi makanan yang tidak melalui proses pemasakan sebelumnya merupakan salah satu sumber pencemaran bakteri akibat penyakit tipes. Oleh karena itu, sebelum mengkonsumsi makanan sebaiknya dipastikan terlebih dahulu makanan tersebut telah matang atau belum untuk menghindari berbagai macam bakteri pengganggu kesehatan. Seseorang yang sering mengkonsumsi makanan mentah memiliki risiko tinggi mengidap penyakit tipes dibandingkan mereka yang mengkonsumsi makanan yang telah matang.

Namun, apabila anda sudah terlanjur memiliki gejala tipes maka anda sebaiknya mengkonsumsi makanan yang mengandung kalori dan protein yang cukup serta hindari makanan pedas, berlemak tinggi serta makanan yang mengandung asam tinggi. Sebaiknya makan makanan bergizi tinggi seperti perbanyak konsumsi buah dan sayur. Makanlah sedikit tapi sering.

5. Istirahat yang cukup

tidur dengan nyenyak

Image: Tempur

Istirahat yang cukup perlu dilakukan oleh penderita tipes supaya sel-sel yang mati di dalam tubuh dapat melakukan regenerasi. Selain itu, penderita tipes disarankan agar beristirahat total selama 7 hari disaat demam, karena hal tersebut akan membantu penderita untuk pulih lebih cepat. Istirahat berfungsi untuk meningkatkan dan mengembalikan daya tahan tubuh serta meningkatkan kesehatan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Usahakan istirahat yang cukup yaitu 7 hingga 8 jam dalam sehari, selain itu diperlukannya olahraga selama 30 menit hingga 1 jam dalam sehari.

Istirahat tidak hanya dibutuhkan ketika anda dalam keadaan kurang sehat, namun walaupun anda dalam keadaan sehat juga perlu untuk istirahat yang cukup. Tubuh membutuhkan waktu untuk beristirahat dari berbagai banyaknya aktivitas setiap harinya. Apabila tubuh digunakan secara terus menerus maka dapat mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan.selain itu, penggunaan tubuh tanpa istirahat juga dapat membuat tubuh cepat mengalami kelelahan sehingga didalam beraktivitas mudah lelah.

6. Bersihkan Toilet Secara Teratur

Cara Mencegah Tipes

Image: The Standard

Toilet masih menjadi salah satu sumber bakteri penyebab berbagai penyakit seperti diare, tipes maupun muntaber. Banyaknya bakteri yang ada di toilet bersumber dari noda sisa kotoran urin, feses, sisa sabun, dan bau tidak sedap yang berasal dari toilet itu sendiri.
Usahakan membersihkan toilet secara teratur yaitu 2 hingga 3 kali dalam seminggu dan gunakan pembersih toilet khusus sehingga dapat membersihkan noda.

Jangan biarkan noda atau kotoran menempel di toilet terlalu lama. Bersihkan toilet secara menyeluruh termasuk wastafel. Toilet duduk apabila selesai digunakan tutup kembali. Tidak lupa juga untuk membersihkan lantai toilet karena bakteri atau kuman bisa saja menempel dilantai. Selain itu letakkan pengharum ruangan untuk mengurangi permasalahan bau yang tidak sedap dan dapat membuat aroma toilet lebih segar dan bersih.

7. Hindari Konsumsi Susu yang Tidak Terpasteurisasi

susu

Image: 4S Milk

Apakah anda pernah mendengar istilah pasteurisasi? Pasteurisasi adalah proses pemanasan makanan maupun minuman dengan tujuan membunuh bakteri yang merugikan serta memperlambat mikroba yang terdapat pada makanan maupun minuman. Salah satu minuman yang biasanya terlebih dahulu dilakukan proses pasteurisasi yaitu susu.

Biasanya kebanyakan orang menyukai meminum susu yang baru saja diperah dari sapinya secara langsung, selain segar juga mengandung banyak nutrisi. Namun, perlu diketahui bahwa mengkonsumsi susu yang sebelumnya tidak dilakukan proses pasteurisasi sangatlah berbahaya karena dikhawatirkan terdapat bakteri didalamnya. Oleh sebab itu, sebelum meminum susu pilihlah susu yang telah terpasteurisasi untuk menghindari masuknya berbagai bakteri yang ada disusu kedalam tubuh.

8. Lakukan vaksinasi

Cara Mencegah Tipes

Image: Collective Evolution

Untuk mencegah penyakit ini, lakukan vaksin tipes atau yang sering dikenal dengan nama Vaksin Tivim. Vaksinasi dianjurkan pada mereka yang akan berpergian, tinggal di daerah yang terjangkit tipes atau tinggal dengan keluarga yang menderita tipes, serta petugas kesehatan yang menangani pasien tipes. Di Indonesia terdapat 3 jenis vaksin untuk tipes yaitu :

  1. Vaksin Oral Ty 21 Vivotif Berna. Vaksin ini berbentuk kapsul, dapat dikonsumsi 1 kali dalam seminggu dan dikonsumsi satu jam sebelum makan. Vaksin ini mampu melakukan perlindungan selama 5 tahun.
  2. Vaksin Parenteral Sel Utuh. Dosis yang dapat diberikan untuk anak usia 1-5 tahun yaitu 0,1 ml, usia 6-12 tahun yaitu 0,25 ml dan untuk orang dewasa yaitu 0,5 ml. Vaksin ini memiliki efek samping seperti demam, sakit kepala, lemah, merasakan nyeri pada tempat suntikan.
  3. Vaksin Polisakarida Typhim Vi Aventis Pasteur Merrieux. Vaksin ini akan diberikan setiap 3 tahun sekali

Penutup

Beberapa cara mencegah tipes atau demam tifoid yang telah diuraikan diatas merupakan cara-cara sederhana yang dapat dilakukan dengan mudah dan tidak memerlukan biaya yang cukup besar. Salah satu faktor penting dalam pencegahan tipes yaitu perubahan perilaku individu.

Apabila seorang mau berperilaku bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari maka akan terhindar dari berbagai macam penyakit. Walaupun tipes merupakan penyakit yang dapat disembuhkan akan tetapi perlu diwasapadai dan sebaiknya melakukan pencegahan sedini mungkin.